Kinerja Panitia Musda Golkar Kampar Perlu Dievaluasi

0
1570

Bangkinang(auramedia.co) – Hingga hari ini, Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kampar belum juga terselenggarakan . Penundaan yang dilakukan oleh panitia Musda ini jelas sangat merugikan para calon Ketua DPD II Golkar Kampar.

Salah satu pimpinan DPD II Partai Golkar Kampar, Nur Adlin merasa geram dan menilai panitia Musda Golkar Kampar tebal muka dan sudah gagal total dalam melaksanakan tugasnya. Ia juga menilai kinerja panitia Musda ini kurang serius dan sembraut didalam penyelenggaraan Musda Golkar Kampar.

“Hanya dengan masalah kerja yang diamahkan yang sederhana, calon ketua sudah muncul yaitu bg Masnur dan bung Eka. Lalu kenapa kita tidak melaksanakan Musda? Apa masalahnya,” ujar Nur Adlin saat wawancara di Bangkinang, Rabu malam(24/08).

Lebih Lanjut, Nur Adlin yang akrab disapa Delin mengatakan bahwa didalam kepanitiaan Musda Golkar saat ini, ada beberapa orang yang tidak patut dan tidak layak. “Panitia yang tidak patut dan tidak layak ini dikarenakan orang ini bukan pengurus Golkar, kemudian ada orang ini yang pengurus tapi pada Pileg lalu terlihat jelas mereka berada di partai lain. Ada apa ini ?,” tanyanya.

Selaku kader Golkar, Delin ingin panitia Musda ini dipanggil oleh penanggung jawab Musda yaitu pimpinan DPD untuk dipertanyakan kinerja panitia Musda ini. “Pemanggilan ini perlu dilakukan kalau kita melihat kinerja panitia Musda yang tidak fokus bekerjanya atau bahasa lainnya ada hal – hal yang disembunyikan. Sementara hari ini, masyarakat Kabupaten Kampar secara umum dan masyarakat Golkar secara khusus, menanti – nanti pesta demokrasi yang ada di partai Golkar,” jelas Delin.

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Kampar, Ahmad Fikri, S.Ag ketika dihubungi di nomor selulernya (081261259XXX) belum bisa memberikan keterangan. “Maaf, saya lagi rapat,” tutupnya.(Andes)