Kapolsek Himbau Warga Kehilangan Anak Gadisnya Segera Melapor

0
902

Perhentianraja (auramedia.co)– Terkait temuan jasad atau kerangka manusia di areal perkebunan warga di Desa Kampung Pinang Kecamatan Perhentian Raja Kabupate Kampar pada hari Minggu (30/10) lalu.

Setelah dilakukan otopsi oleh Kedokteran Forensik di RS Bhayangkara Polda Riau, dapat diketahui ciri-ciri korban antara lain, Jasad tersebut berjenis kelamin perempuan berusia antara 12 s/d 20 Tahun, tinggi badan sekitar 147 Cm, rambut hitam lurus dengan panjang sekitar 22 cm dan pada rahang kanan atas gigi ke 4 dan rahang kiri atas gigi ke 3 dan 4 terdapat Bracket gigi.

Selain ciri-ciri fisik juga ditemukan Bra (BH) warna merah hati tidak ada ukuran, celana dalam warna pink, baju blus lengan pendek dengan aksesoris hijau toska dibagian leher dan warna baju tidak diketahui.

Juga ditemukan patah tulang dahi dan tulang belakang kepala yang diduga akibat benda tumpul, korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari 7 hari sejak saat ditemukan.

Dari hasil penelitian tim dokter forensik, penyebab kematian korban karena kekerasan benda tumpul pada daerah kepala, apabila tidak ditemukan kelainan pada organ dalam tubuhnya.

Kapolsek Perhentian Raja Iptu Daren Maysar yang menangani perkara ini menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya seperti ciri-ciri dimaksud dapat menghubungi Polsek Perhentian Raja.

“semoga identitas korban ini cepat diketahui dengan cepat untuk mengungkap penyebab kematian korban,” jelas Kapolsek.

Seperti diketahui penemuan mayat ini bermula Minggu (30/10) sekira pukul 11.00 WIB. Ketika saksi Risdi Janto Sinaga pergi menjerat babi diareal kebun milik  Biar yang berlokasi di Dusun 3 Perupuk Desa Kampung Pinang.

Tiba-tiba Risdi menemukan mayat yang tertutup kayu dan daun daun yang sudah kering serta mengeluarkan aroma bau sangat menyengat.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan kemudian oleh warga dilaporkan ke Polsek Perhentian Raja.

Anggota Polsek Perhentian Raja yang mendatangi lokasi kejadian kemudian melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan membawa jasat kerangka tersebut ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk diketahui secara medis penyebab kematiannya. (***)