Takut Ada Unsur Politik, Presma Polkam Mundur Dari Kepanitiaan Hari Anti Korupsi

0
788

Bangkinang(auramedia.co) – Presiden Mahasiswa Politeknik Kampar, Muhammad Sani merasa keberatan dan menarik diri dari kepanitiaan memperingati Hari Anti Korupsi yang diadakan oleh BEM se Kabupaten Kampar yang rencananya akan diselenggarakan besok pagi (19/11) yang bertempat di Café Zaky Diky di Jl Sisingamangaraja Bangkinang Kota.

Acara yang direncanakan akan dihadiri oleh KPU Kampar, Panwaslu, Kejari Kampar, Polres Kampar, dan juga lima paslon Bupati/Wakil Bupati Kampar yang ikut bertarung di Pilkada serentak Februari 2017 mendatang.

Kepada wartawan, Jumat (18/11) Muhammad Sani mengungkapkan bahwa penarikan dirinya sebagai panitia dalam peringatan Hari Anti Korupsi ini disebabkan karena tidak sesuai dengan agenda semula pada rapat pertama yang tidak mengagendakan untuk dihadirkan pasangan calon sebagaimana yang dijadwalkan besok pagi.

“Karena pada awalnya acara ini hanya dihadiri oleh seluruh BEM se Kampar dan tidak ada mengagendakan untuk menghadirkan paslon karena saya selaku presiden mahasiswa polkam tidak menginginkan peringatan hari anti korupsi ini dibubuhi unsur politik,” ujar Sani.

Lebih lanjut Sani menambahkan selaku mahasiswa kita harus netral dan jangan mau dijadikan alat politik. Mungkin lain ceritanya kalau saya diberitahu tentang perubahan agenda ini. Namun kenyataannya hal ini tidak pernah dibicarakan kepada saya padahal saya sudah termasuk dalam kepanitiaaan. Dan setelah beberapa kali saya menghubungi via selulernya, rekan-rekan yang tergabung dalam panitia tersebut tidak ada jawaban. Dan saya sangat kecewa dengan hal ini,” ungkap Sani.(Andes)