KAMPAR PERANGI KORUPSI

0
782

Bangkinang (auramedia.co) – Korupsi terjadi karena mental dan budaya masyarakat. Sebagai antisipasi Korupsi di Kampar, Pemimpin Kampar ideal merupakan pemimpin yang memiliki kejujuran, integritas, objektivitas, terbuka, bertanggungjawab dan tidak hanya memikirkan diri sendiri dan golongan tertentu. Dari lima Paslon yang diundang oleh panitia Diskusi peringatan hari anti korupsi, hanya Paslon Azis-Catur yang hadir melalui perwakilannya H. Yurmailis Sarujui, SE.

Salah seorang nara sumber dari ahli hukum yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi di Riau, Feri dalam diskusi  peringatan hari anti korupsi se dunia yang di taja oleh seluruh BEM se – Kampar dan GPPI Kampar (19/11) di Bangkinang mengatakan, bahwa korupsi muncul karena mental dan budaya masyarakat.

Lebih lanjut Feri mengatakan, bahwa Korupsi dapat dikatakan maling atau merampok. Sehingga seorang koruptor dapat dikatakan seorang maling atau seorang perampok. Korupsi hadir pada seluruh tingkatan. Pungli juga merupakan salah satu bentuk dari korupsi, ungkap Feri.

Sebagai antisipasi Korupsi di Kampar, Pemimpin ideal Kampar ke depan diharapkan  memiliki kejujuran, integritas, objektivitas, terbuka, bertanggung jawab, dan tidak hanya mementingkan diri pribadi dan golongan tertentu.

Sementara itu, kanit Tipikor Polres Kampar, Ipda Guspor Wantoro, SH mengatakan, bahwa persoalan korupsi yang ditindaklanjuti merupakan persoalan yang memiliki unsure tindakan melawan hokum. Sementara itu, perwakilan dari kejaksaan negeri Bangkinang, Berman Pranoto Ginting mengatakan, bahwa kejaksaan negeri Bangkinang berupaya untuk menindak lanjuti kasus korupsi yang masuk di kejaksaan. Berman juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat Kampar agar bisa bekerjasama sebagai upaya untuk memberantas korupsi.perang narkoba

Sementara itu, aktivis GPPI, Riyan kepada wartawan seusai menjadi moderator pada diskusi yang bertemakan “ Kampar Darurat Korupsi” mengatakan, bahwa Kampar ke depan mesti Kampar yang bersih dari Korupsi. Kita akan selalu berupaya agar para koruptor tidak bisa meraja lela di Kabupaten Kampar. Korda BEM se Kampar, Alfa Rebi menegaskan, bahwa BEM se Kampar akan selalu mengawal dan mengawasi kebijakan-kebijakan pemerintah di Kampar. BEM se Kampar berharap kebijakan dan pelaksanaan program oleh pemerintah bersih dari Korupsi.

Sementara itu, Azis Zainal diwakili tim suksesnya, H. Yurmailis Saruji, SE yang satu-satunya Paslon yang hadir dari lima Paslon yang diundang mengatakan, bahwa korupsi sangat menyesengsarakan rakyat. Korupsi merupakan penghalang kesejahteraan rakyat Kampar, ungkap Yurmailis.

Lebih lanjut Yurmailis mengatakan, bahwa pasangan Azis Zaenal dan Catur Sugeng nomor urut 3 merupakan pasangan yang mendukung semangat untuk pemberantasan Korupsi di Kampar. Yurmailis bahkan mengajak seluruh peserta diskusi agar benar-benar menjaga agar korupsi tidak terjadi lagi di Negara dan daerah Kampar pada khususnya.

Lebih lanjut Yurmailis mengatakan, bahwa dalam kampanye dan upaya mendapatkan simpati masyarkat Kampar, pasangan Azis Zainal dan Catur sugeng Susanto tiudak mau minta bantu kepada orang lain. Apalagi dengan menjual jabatan kepada para oknum-oknum yang berkeinginan untuk menjadi pejabat nanti. Azis Zaenal tidak mau berhutang budi sehingga terpaksa nantinya membayar dengan jabatan atau proyek ketika menjadi bupati nanti. Karena jika jabatan dan proyek sudah dijual, maka sangat bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi. Hal itu juga akan berdampak kepada kerugian Negara dan kesengsaraan rakyat dan masyarakat Kampar, ungkap Yurmailis.(**)