Dewan Minta Pemda Segera Atasi Permasalahan PJU

0
721
Bangkinang(auramedia.co) – Karena Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Kampar menunggak tagihan pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU) selama dua bulan, Oktober dan November membuat sebagian besar ruas jalan di Kota Bangkinang gelap gulita tanpa penerangan.
Dari pantauan wartawan, Minggu (4/12) malam sekira pukul 08.00 Wib sepanjang jalan Prof. M. Yamin mulai dari Balai Bupati Kampar sampai ke simpang RSUD lama tidak ada satu lampu PJU pun yang hidup membuat Kota Bangkinang bagaikan Kota mati.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Kampar, H. Fahmil, SE, ME mengatakan pemerintah daerah harus profesional dalam pengelolaan uang karena masyarakat mempunyai hak untuk mendapatkan penerangan jalan karena mereka sudah dibebankan 10% dari tagihan rekening listrik mereka per bulan.
“Setelah kami konfirmasi ke pihak PLN, pihak PLN mengaku sudah menyetorkan sebesar 28 Milyar yang diambil dari 10% dari tagihan rekening listrik masyarakat dari bulan Januari dan ini sudah disetorkan ke DPPKA Kampar,” ujar Fahmil kepada wartawan beberapa waktu yang lalu.
Lebih lanjut Fahmil berharap agar DPPKA Kampar memfungsikan dana ini untuk membayar tagihan listrik PJU dan jangan difungsikan untuk keperluan yang lain sehingga menyebabkan menunggaknya pembayaran listri PJU selama dua bulan yang mengakibatkan Kota Bangkinang gelap.
“Masyarakat sesuai perda sudah membayar pajak dari tagihan listrik mereka. Jadi, sudah semestinya masyarakat menikmati lampu penerangan jalan dan mereka berhak untuk itu supaya jangan mengganggu kepentingan umum,” tegas Fahmil.
Dan karena sudah dianggarkan untuk tahun 2016, untuk penataan PJU, Fahmil meminta kepada dinas terkait agar melakukan penataan semua lampu PJU agar untuk anggaran tahun 2017 nanti kita bisa membicarakan bagaimana kedepannya tentang PJU ini termasuk untuk penghematan energinya agar permasalahan seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.(Andes)