Dewan Minta UPTD P&K se Kabupaten Kampar Hentikan Jual Beli Seragam Sekolah

0
576

Bangkinang Kota(auramedia.co) – Untuk kedua kalinya Pansus Pungli seragam sekolah Senin 19/12/2016 memanggil dan meminta keterangan dari Kepala UPTD P dan K se Kabupaten Kampar terkait adanya dugaan terjadinya Pungli pengadaan seragam sekolah yang ramai menjadi pembicaraan di tengah – tengah masyarakat.

Dalam hearing yang diadakan di gedung DPRD Kampar ini terlihat masing – masing Kepala UPTD memberikan jawaban yang sama seperti paduan suara.

Sementara Dewan menduga adanya tekanan dari atas ke bawah sehingga timbulnya pemaksaan kepada setiap sekolah supaya mengambil baju seragam sekolah dan memperyanyakan dasar hukum program pengadaan seragam sekolah ini.

Menanggapl hal ini Syahrul Aidi Lc.MA dari Partai PKS, mengatakan, “apa yang disampaikan Kepala UPTD P dan K Kampar, H. Saharuddin sangat bertolak belakang dengan pernyataanya bahwa persoalan di wilayahnya seolah-olah tidak ada masalah.

Lebih lanjut Syahrul Aidi menjelaskan, mereka pernah berkunjung di Kecamatan Tambang, dan disana mereka menemukan tumpukan pakaian dan mengaku mempunyai rekaman pernyataan para guru yang harus membeli pakaian seragam sekolah tersebut,”ujar Syahrul.

Syahrul menambahkan, malah ada orang tua wali murid meminta kepada dirinya agar membantu melunasi hutang uang baju seragam sekolah anaknya,”ungkap Syahrul.

Disisi lain Ketua Pansus H.Fahmil.SE.ME meminta kepada semua Kepala UPTD agar bisa transparan dan berterus terang biar semuanya bisa terang benderang serta menghentikan semua proses jual beli baju di setiap sekolah,”tegas Fahmil.(Andes)