Ombak Bono Menjadi Salah Satu Destinasi Komunitas Peselancar Dunia

0
800

Teluk Meranti(auramedia.co) – Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan sumber wisata alam. Mulai dari air terjun, peninggalan sejarah hingga pemandangan indah di hutan lindung banyak terdapat di provinsi ini. Tidak hanya itu, ternyata di Riau juga terdapat objek wisata Ombak Bono di sungai Kampar.

Ombak Bono ini selalu menghadirkan rasa penasaran bagi wisatawan. Bagaimana tidak? Objek wisata yang satu ini memang kian diminati untuk dikunjungi oleh masyarakat Riau dan luar daerah bahkan luar negeri terutama bagi mereka yang berburu ombak untuk surfing.

Lalu keindahan apalagi yang disajikan oleh objek wisata yang satu ini? Di mana letak persisnya dan perjalanan menuju kesana? Berikut kami berikan informasi selengkapnya mengenai menerjang arus Ombak Bono di Riau.

Lokasi pastinya berada di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau. Jika ingin menikmati pemandangan indah Ombak Bono, maka kita harus menuju ke bagian muara sungai yang memiliki ombak tinggi dengan menggunakan perahu pompong.

Perjalanan ini bisa di mulai dari Desa Teluk Meranti dengan memakan waktu 20 menit. Tidak perlu khawatir, karena di dalam perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan indah yang ada di Sungai Kampar. Seperti hamparan pesisir pulau dan beberapa pulau kecil lainnya yang ada di sungai ini. Di pulau-pulau tersebut masih banyak terdapat suku pedalaman yang belum tersebut oleh modrenisasi.
24. Menerjang Arus Ombak Bono di Riau (2)
Sejak ditemukan oleh komunitas peselancar sungai berombak internasional, ombak bono di muara Sungai Kampar, Provinsi Riau menjadi salah satu destinasi para komunitas peselancar dunia untuk merasakan surfing di fenomena alam yang menakjubkan di Indonesia ini.

Ombak yang paling besar terdapat di Tanjung Perbilahan. Di tempat ini, kita bisa menyaksikan para peselancar menunggu Ombak Bono untuk menguji adrenalinnya. Berbeda dengan ombak di laut yang berwarna biru, Ombak Bono ini berwarna cokelat sesuai dengan warna air sungai.

Ombak Bono yang besar hanya datang satu sampai dua periode dalam satu tahun. Yaitu sekitar bulan Maret dan Desember. Itulah penyebabnya banyak turis asing yang menyempatkan waktu untuk mengunjungi Teluk Meranti demi bisa “menunggangi” Ombak Bono pada waktu-waktu tersebut.

Karena pesona ombak air tawar yang begitu mengagumkan membuat masyarakat di sana juga kebanjiran keuntungan. Selain dijadikan objek wisata dengan menikmati Bono untuk berolahraga selancar mereka juga menjadikannya sebagai peluang ekowisata.

Untuk pengunjung yang ingin menikmati Ombak Bono lebih lama, tidak perlu khawatir sebab di Teluk Meranti sudah banyak bermunculan hotel dan penginapan yang bisa dijadikan tempat berinstirahat keluarga. Jika ingin mencoba berselancar, di tempat ini juga sudah disediakan jasa penyewaan papan selancar bahkan ada juga jasa guide surfing.

Demikianlah informasi mengenai menerjang arus Ombak Bono yang terletak di Provinsi Riau. Tidak hanya menyajikan keindahan, fenomena alam ini juga bisa digunakan untuk menguji adrenalin terutama bagi pengunjung yang suka surfing. Jangan lupa untuk mengabadikan setiap momen yang dilewati.(viva.co.id/AMC)