Sesaat Setelah Kejadian, Polres Kampar Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian

0
976

Tambang(auramedia.co) – Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Kampar berhasil mengamankan salah satu tersangka kasus curat (Pencurian dengan pemberatan) yang terjadi di wilayah Desa Parit Baru Kecamatan Tambang, Rabu (8/3).

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kasat Reskrim AKP Y. E. Bambang Dewanto SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. “Tersangka kasus Curat yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah SR alias LS (LK 33) warga Desa Terantang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar,” ungkapnya.

Dijelaskannya, peristiwa ini berawal pada Rabu (8/3/2017) sekira pukul 08.00 wib, saat korban Nuruma (PR 42) warga Desa Parit Baru pulang kerumahnya dan mendapati rumah dalam keadaan berantakan serta jendela kaca terbuka dan ada bekas dicongkel.

Setelah dicek lebih jauh diketahui telah hilang beberapa surat berharga miliknya yang disimpan di lemari yaitu 3 buah BPKB dan selembar STNK sepeda motor serta selembar surat kontrak sawit.

“Selain itu juga hilang 1 buah Egrek (alat panen sawit) dan sebuah tabung gas ukuran 3 Kg, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta dan melaporkan kejadian ini ke Polres Kampar,” jelas Bamabang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polres Kampar segera melakukan penyelidikan, selang beberapa jam kemudian didapat informasi bahwa tersangka SR alias LS diduga sering melakukan curanmor di wilayah Kecamatan Tambang dan diwilayah Sei Pagar serta Teratak Buluh.

Petugas berhasil menemukan dan mengamankannya pada hari itu juga sekitar pukul 17.00 WIB di desa Padang Luas Kec. Tambang, dari hasil interogasi yang bersangkutan mengakui perbuatannya termasuk melakukan pencurian sepeda motor dibeberapa tempat di wilayah Kab. Kampar bersama kelompoknya.

Untuk barang bukti sepeda motor tersebut belum bisa ditemukan karena telah dijual melalui rekannya, sedangkan untuk surat-surat kendaraan yang dicurinya di Desa Parit Baru berhasil didapatkan petugas.

Ditambahkan Bambang bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya namun masih terkendala dengan kondisi banjir saat ini.(ndEz)