Melalui Proses Panjang, Kadus Kp Pandan Desa Pulau Permai Resmi Diberhentikan

0
1150

Tambang(auramedia.co) – Setelah berlarut-larut dan memakan waktu yang cukup panjang untuk mencari solusi terbaik, akhirnya Kepala Dusun (Kadus) Pulau Permai Dusun IV Kp Pandan, secara resmi di berhentikan dari jabatannya oleh Kades Pulau Permai, Jhonery Samad, Jumat malam 10/03/17.

Dalam mediasi yang dihadiri oleh camat tambang Irianto SIP, Kasi pemerintah Mudahir,dan di depan ribuan masyarakat desa pulau permai Jhonery Samad dengan tegas membacakan surat pemberhentian kadus yang bersangkutan.

Acara yang di gelar di aula gedung serbaguna menjadi ricuh dengan sikap arogansi yang di tunjukkan oleh kades ini.

Camat Tambang sendiri pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihak kecamatan tidak bisa ikut terlalu jauh dalam urusan pemerintah desa.

Namun bagaimanapun setiap pemberhentian aparatur desa camat harus mengetahui,dan sesuai surat masuk dari desa pulau permai tertanggal 03 maret 2017,dan pihak pemerintah kecamatan membalas surat tersebut pada tanggal 07 maret yang isinya adalah menunjuk PLT,dusun kp pandan supaya tidak terjadi kekosongan.

Sebelumnya pada kesempatan itu juga suasana di aula tersebut cukup tegang dan memanas,karena dalam keputusan itu timbul nya pro dan kontra sehingga hampir saja terjadi keributan yang tidak di inginkan,untung saja pihak personil keamanan dari polsek tambang turut membantu agar keadaan netralisir kembali.

Namun dalam hal ini sangat di sayangkan ketika di saksikan oleh ribuan mata memandang bahkan di depan camat Zaidar yang sudah di berhentikan oleh kades Jhonery ingin meminta maaf kepadanya,tetapi bukannya sikap seorang pemimpin yang di tunjukkan oleh Jhonery bahkan sikap arogansinya malah diperlihatkan dengan tidak mau menerima permintaan maaf tersebut.

Sementara itu Siddik selaku pemuda di desa pulau permai menyayangkan keputusan dari kepala desa Jhonery tersebut,menurutnya kades tidak punya alasan untuk memberhentikan perangkat tanpa alasan yang jelas.

“Ini ada apa??kok seorang kadus yang tidak punya kesalahan, berani di berhentikan semena mena,jujur kami selaku masyarakat akan memperjuangkan hak buk kadus Zaidar,” tegasnya.

Suddik juga dengan nada yang kesal terkait masalah ini akan terus berjuang,bahkan berbagai kesalahan kades yang menggunakan anggaran dari pemerintah baik DD maupun ADD akan di mintai pertanggungjawaban atau di audit oleh pihak berwenang.(rls/ndEz)