Bukannya Belajar di Sekolah, Belasan Pelajar Ini Terjaring Razia di Warnet

0
701

Bangkinang Kota(auramedia.co) – Belasan Pelajar yang masih mengenakan Pakaian Sekolah dan pada jam pelajaran sekolah terjaring oleh Tim Yustisi Kabupaten Kampar yang melakukan Razia di Warung internet yang ada di Kota Bangkinang pada Rabu, 22/3.

Dalam Razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar mendapati para pelajar yang sedang asyik bermain game maupun yang sedang nongkrong di warnet, adapun warnet yang menjadi sasaran adalah warnet yang selalu ramai dikunjungi oleh para pelajar yang berada di kota Bangkinang.

Hal ini sudah sangat merisaukan, karena ini menyangkut dengan pendidikan dimana seharusnya seorang murid dapat berprerilaku yang baik dan sopan serta tidak berbuat hal-hal yang bersifat negative, apalagi ini berada pada jam sekolah, seharusnya mereka pada jam tersebut menuntut ilmu disekolahnya.
Demikian disampaikan oleh Kasatpol PP Kampar M Jamil melalui Kepala Bidang Linmas Ahmad Zaki usai melakukan penjaringan anak sekolah yang bermain game di warnet.

Mereka yang merupakan harapan bangsa menjadi generasi penerus, seharusnya mereka giat dalam menuntut ilmu, sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama terutama orang tua dapat tercapai begitu juga harapan terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia” Kata Ahmad zaki yang didampingi oleh Kasi Operasi Satpol PP Kampar tersebut.

Razia yang dilakukan oleh Satpol PP Kampar bukan saja melakukan penjaringan kepada anak sekolah juga di lakuakan pemeriksaan terhadap Izin warnet. Kepada para pelajar yang terjaring dalam razia tersebut diberikan peringatan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya,” beber Zaki.

Ditambahkan Ahmad Zaki, kepada pengunjung terutama anak sekolah agar kedepan tidak lagi berada diluar dan warnet pada jam sekolah dan masih mengenakan pakain sekolah, kita akan selalu melakukan razia dan inspeksi secara berkala terhadap warnet yang melayani anak sekolah pada jam pelajaran,” tambah Zaki.

“Mari kita bersama-sama mengawasi anak kita, sehingga tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan, sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama khususnya orang tua dapat diraih,” katanya mengakhiri.(rls/ndEz)