Tingkatkan Kompetensi, PPNI Kampar Gelar Seminar

0
1119
PPNI foto bersama usai seminar keperawatan di Balai Bupati Kampar, Kamis 6/4

Bangkinang Kota(auramedia.co) – Guna meningkatkan kompetensi dalam pelayanan terhadap masyarakat, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kampar menggelar Seminar Keperawatan kepada ratusan perawat. Seminar digelar di Balai Bupati Kampar, Kamis 6/4.

Hadir dalam acara ini  Asisten 1 Setda Kampar, Ahmad Yuzar mewakili Pj Bupati Kampar, Ketua PPNI Kabupaten Kampar, Sunardi Ds, Amk, Direktur RSUD Bangkinang Dr Wira Dharma, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dr M Haris, dan seluru h Kepala UPTD Kesehatan Kampar serta perwakilan dari organisasi dari IBI dan IDI.

Pada kesempatan seminar ini, PPNI menghadirkan dua pemateri  yaitu dari RSUD Petala Bumi Provinsi Riau, Devi Susanti, M.Kep,Sp.Kom dengan materi Sinergi Perawat Klinik dengan Perawat Komunitas dalam mendukung masyarakat sehat di era JKN dan dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, Dr. Reni Zulfitri, Skp, M.Kep, Sp.Kom dengan materinya peran perawat dalam program Indonesia sehat melalui pendekatan keluarga.

Ketua PPNI Kabupaten Kampar, Sunardi Ds, Amk usai seminar kepada auramedia.co mengatakan, seminar keperawatan ini adalah salah satu program dalam mencapai kompetensi perawat. “Didalam kompetensi keperawatan itu sendiri, perawat wajib mendapatkan 25 satuan kredit poin dalam 5 tahun.  Untuk mendapatkan poin itu, salah satu kegiatannya adalah seminar,” ujar Sunardi.

Dalam peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, Sunardi minta kepada pemerintah agar tenaga perawat ini ditambah, lalu pemerintah juga diminta bisa membantu dalam memfasilitasi kegiatan-kegiatan seminar karena perawat-perawat ini hanya punya pendapatan dari gaji sja tidak seperti lembaga kesehatan lainnya,” harapnya.

Lebih Lanjut, Sunardi yang juga wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar menambahkan, PPNI dalah lembaga atau sarana bagi mereka untuk mendapatkan ilmu, agar ilmu yang perawat miliki terus bertambah seiring  cepatnya perkembangan ilmu kesehatan. Untuk mendapatkan kredit poin tersebut, ditambah dengan kegiatan-kegiatan lain seperti kemarin ketika hari ulang tahun kami memecahkan rekor muri se Indonesia yakni mencuci tangan yang diikuti dua ribu peserta. Kemudia kami juga membuat kegiatan sunatan masal dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Zulfahman, S.Kep mengatakan acara seminar keperawatan ini ditaja dalam rangka HUT PPNI ke 43 yang dipusatkan di Ibukota Kabupaten Kampar.  Seminar ini adalah rangkaian puncak acara HUT PPNI yang dimulai pada 17 maret kemarin. Sebelumya kami mengadakan acara penyuluhan, kemudian cuci tangan masal yang memecahkan rekor muri lalu kami juga melakukan donor darah di SMU Muhammadiyah,” ungkapnya.(ndEz)