Masyarakat Pulau Sengkilo Komit Lestarikan Tradisi Turun Mandi

0
887

Pulau Sengkilo- Sebagai salah satu desa di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau, Masyarakat Desa Pulau Sengkilo komit untuk melestarikan tradisi turun mandi anak yang baru lahir. Tradisi turun mandi merupakan salah satu bentuk ungkapan memuliakan seorang anak yang baru lahir. Diharapkan setelah besar kelak, anak tersebut menjadi anak yang baik dan anak berakhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat.

H. Muslim yang merupakan Kakek dari Daniyal Akram yang juga salah seorang pegawai syara’ Desa Pulau Sengkilo kepada wartawan (29/06) di sela acara tradisi turun mandi dan aqiqah Daniyal Akram putra pasangan Adi Jondri Putra dan Sri Hasni di Desa Pulau Sengkilo mengatakan, bahwa acara turun mandi ini merupakan acara tradisi masyarakat adat Desa Pulau Sengkilo. Acara turun mandi ini merupakan bentuk ungkapan kita untuk memuliakan anak manusia yang baru lahir. Paling tidaknya, seorang manusia itu kita muliakan sebanyak 3 kali. Yakni sewaktu lahir, sewaktu menikah dan sewaktu meninggal. Kita juga berharap, semasa hidup dan berhubungan sesama manusia nanti, anak tersebut berakhlak mulia yang senantiasa bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, agama, nusa dan bangsa, ungkap Muslim.

Tradisi turun mandi juga merupakan wujud untuk membersihkan diri seorang bayi dan sekaligus penyerahan anak oleh bidan kepada orang tuanya. Karena semenjak seorang ibu hamil, maka seorang ibu tersebut sudah meminta bantu kepada seorang bidan dalam menjaga kesehatan bayinya. Bidan juga membantu seorang ibu tersebut untuk melahirkan. Setelah melahirkan, seorang bidan kampung juga memandikan anak tersebut selama tiga hari berturut-turut. Bidan juga membantu seorang ibu yang melahirkan bersama anaknya dengan obat-obatan tradisional agar kembali sehat alami. Pada acara turun mandi, setelah anak bersih dimandikan di kuantan (sungai) yang diiringi Al barzanji dan Marhaban, maka barulah seorang bidan menyerahkan anak tersebut kepada kedua orang tuanya, pertanda tanggung jawab seorang bidan telah selesai dalam mendampingi dan membantu seorang ibu dalam melahirkan. Dan kedua orang tuanya juga mengucapkan terima kasih kepada bidan dengan menyerahkan beberapa barang dan benda sebagai persyaratan dalam adat kebiasaan.

Menurut pantauan wartawan,(29/06) acara tradisi turun mandi Daniyal Akram putra pasangan Adi Jondri Putra dan Sri Hasni di Pulau Sengkilo berlangsung meriah. Selain dihadiri oleh kedua keluarga besar, tradisi turun mandi tersebut juga dihadiri oleh ratusan masyarakat Pulau Sengkilo yang menyaksikan acara tradisi yang terjaga hingga saat ini tersebut. (***)