Bupati Kampar Presentasikan Peluang Investasi di Kampar di Hadapan Investor Malaysia

0
517

MALAYSIA(auramedia.co) – Bupati Kampar H. Zaenal Azis, SH, MM mempresentasikan peluang Investasi di Kabupaten Kampar di hadapan para investor Malaysia, pada acara Forum Investasi IDB Southeast Asia, Kuala Lumpur bertempat di Ballrom Hotel Royal Chulan Kuala Lumpur Malaysia, Senin (31/7/17).

Kegiatan Forum Investasi ini ditaja oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Kuala Lumpur, bekerjasama dengan MP-KAHMI Malaysia yang dibuka oleh pimpinan Majelis KAHMI Pusat dan dimoderatori oleh Direktur Islamic Development Bank IDB Wilayah Asia Tenggara, Kodrat.

Apa yang dilakukan Bupati Kampar Azis Zaenal ini adalah dalam upaya untuk menggesa percepatan program Tiga I (Infrastruktur, Industri dan Investasi), di Kabupaten Kampar khsususnya program dalam bidang Investasi. Kegiatan ini salah satu rangkaian roadshow Bupati Kampar untuk menarik investasi di Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar Azis Zaenal pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, Kabupaten Kampar memiliki potensi peluang investasi yang luar biasa. Ada dua hal yang menarik untuk investasi yakni di bidang Pariwisata dan Industri. Kampar merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Riau dengan luas wilayah lebih kurang 11 ribu KM persegi serta dengan jumlah penduduk yang tercatat lebih kurang 800 ribu.

Kabupaten Kampar memiliki kebun Kelapa Sawit terluas di Provinsi Riau. Dimana di Kabupaten Kampar pada tahun 2013 saja sudah memiliki perkebunan Kelapa Sawit mencapai lebih kurang 76,73 persen dan kebun karet lebih kurang 21,58 dari total lahan perkebunan 468.918 Ha. “Dengan demikian dalam bidang perkebunan Kampar sangat berpotensi dan peluang bagi investor untuk menanamkan investasi di Kampar,” terang Azis.

Kemudian dalam bidang pariwisata, Kampar bisa dijadikan destinasi wisata Provinsi Riau, sebab Kampar memiliki banyak objek wisata. Dimana saat ini pariwisata yang menjadi andalan di Kampar adalah pariwisata Ulu Kasok atau Raja Ampatnya Kampar. Selain itu ada wisata Air Terjun Sungai Kopu, Air Terjun Gulamo, Air Terjun Panisan serta Candi Muara Takus.
Selanjutnya kalau dari segi perikanan, saat ini Kampar sudah bisa swasembada ikan ratusan ton perbulan dari hasil keramba masyarakat di sungai Kampar.

“Intinya niat kami kedepan adalah bagaimana bisa meningkatkam perekonomian masyarakat Kampar serta bagaimana Kabupaten Kampar sendiri benar-benar bisa maju,” ujarnya.

Untuk mewujudkan itu semua, harus didukung oleh investasi dan industri. “Tanpa industri dan bantuan investor perkembangan Kampar akan sulit maju dan berkembang,” tegas Azis Zaenal.

Pada kesempatan tersebut Bupati Kampar juga didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi ,Kepala Dinas Pariwisata Kampar Syamsul Bahri, Kepala Dinas Perkebunan Kampar Bustan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Persandian Kebupaten Kampar Ir Nurhasani. Turut juga hadir MS Ka’ban selaku perwakilan HKMI, Kunrat Wirasubrata MBA selaku Direktur IDB serta Snas Ahmad dari Mardi Institut serta Omar Munshi dan Ronal Yusuf dari Crowd Founding semua memerikan materi.

Dalam forum tersebut disepakati pihak investor dari IDB melalui WAQF, ETHIS dan Investor lainnya melalui tim pendahuluan akan segera berkunjung ke Kampar, guna mempelajari kerja sama investasi apa saja yang bisa dilaksanakan di Kampar. Selama ini IDB dan para investor hanya melirik ke daerah Jawa dan Indonesia bagian timur padahal Riau termasuk Kabupaten Kampar adalah salah satu daerah yang sangat cocok untuk menanamkan investasi.

Sebagai salah satu contoh Kabupaten Kampar kekurangan pasokan ternak 565 ekor per bulan, seperti yang disampaikan Bupati Kampar di dalam forum tersebut. Kenapa sistem penggemukan sapi tidak di support di Riau? Para Investor kaget karena selama ini tidak ada informasi mengenai investasi di Kampar. Mereka menyampaikan apresiasi atas paparan (presentesi) yang telah disampaikan Bupati Kampar dalam forum investasi tersebut.

(hj/aura/*3)