Myanmar Semakin Mencekam, 2.600 Rumah Warga Rohingya Dibakar

0
422

JAKARTA (auramedia.co) – Insiden memilukan kembali terjadi di Myanmar. Lebih dari 2.600 rumah milik warga Rohingya di sebelah barat laut negara tersebut dibakar massa.

Berdasarkan keterangan dari Pemerintah Myanmar, kejadian itu terjadi pada pekan lalu.

Menurut Pemerintah Myanmar, pembakaran dilakukan kelompok separatis Arakan Rohingya Salvation Army, Sabtu (2/9/2017).

Hingga kini, belum ada respons dari kelompok Arakan terkait tuduhan pemerintah tersebut.

Grup Arakan merupakan salah satu musuh terbesar aparat keamanan. Pada pekan lalu, kelompok ini mengaku bertanggung jawab atas serangan di pos polisi.

Akibat serangan tersebut, militer Myanmar melakukan pembalasan. Operasi pembasmian kelompok Arakan berubah jadi kericuhan besar yang membuat kondisi Rakhine mencekam.

Semenjak kericuhan pecah, dari data UNHCR, 58.600 warga Rohingya kabur ke Bangladesh. Sampai saat ini, bantuan kemanusian PBB masih sulit menjangkau kelompok Rohingya.

Selain itu, tantangan lain yang harus dihadapi, anggota kelompok Rohingya walau telah mencoba kabur, tetap dikejar-kejar oleh Tentara Myanmar.

Nasib 1,1 juta warga Rohingya menjadi tantangan besar bagi pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. Dia dituduh barat melakukan pembiaran aksi genosida dan kekerasan.

sumber : liputan6.com

(auramedia.co)