Warga Muslim Rohingya Alami Pembantaian, Presiden Erdogan Naik Pitam

0
1809
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

JAKARTA (auramedia.co) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan naik pitam menyaksikan kekerasan atas kelompok Rohingya. Dia menuduh Pemerintah Myanmar melakukan genosida terhadap etnis minoritas Muslim tersebut.

“Ada genosida di sana,” ucap Erdogan, Sabtu (2/9/2017).

“Mereka yang menutup mata atas genosida dengan berlindung dibawah alasan demokrasi adalah kaloboratornya,” ucap dia.

Erdogan memastikan dia tak akan tinggal diam. Masalah tersebut akan dibawa dalam Sidang Umum PBB di New York akhir bulan ini.

Tidak cuma itu, persoalan ini telah dibicarakannya dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bersama pemimpin Muslim lain.

Menurut kantor berita Anadolu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu meminta Bangladesh membuka perbatasannya. Semua biaya siap ditanggung oleh Turki.

“Kami juga akan berkomunikasi dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan berencana menggelar pertemuan tahun ini guna membicarakan isu ini, untuk mendapatkan solusi definitif,” papar dia.

Saat ini Bangladesh telah menerima 400 ribu warga Rohingya. Namun, mereka memastikan tidak akan menerima lagi etnis tersebut di negaranya.

Sumber : liputan6.com

(auramedia.co)