Diplomasi Menlu RI Retno soal Rohingnya Jadi Perhatian Dunia

0
858
Menlu Retno bertemu dengan pimpinan Myanmar, Aung San Suu Kyi. Ada empat hal yang dibahas dalam pertemuan itu terkait krisis kemanusiaan yang dialami warga Rohingya di Rakhine.

JAKARTA (auramedia.co) Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi terbang ke Myanmar untuk bertemu dengan pemimpin negara tersebut, Aung San Suu Kyi, guna menyelesaikan masalah Rohingya. Kepergian Retno ke Myanmar menjadi perhatian media dan masyarakat internasional.

Beberapa media terkemuka, seperti Reuters, Al Jazeera, dan The Daily Star, memberitakan usaha Retno mendamaikan militer Myanmar dengan warga Rohingya.

Reuters memberi judul ‘Utusan Indonesia mendesak Myanmar menghentikan kekerasan terhadap Muslim Rohingya’. Sementara Al Jazeera memberikan judul ‘Menteri Luar Negeri Indonesia mendesak Myanmar menghentikan kekerasan Rohingya’. Dan The Daily Star menuliskan ‘Menlu RI mengunjungi Dhaka dan membahas isu Rohingya’.

Ada empat hal yang dibahas dalam pertemuan Retno dengan Suu Kyi terkait krisis kemanusiaan yang dialami warga Rohingya di Rakhine. Empat hal yang disampaikan Retno kepada Suu Kyi adalah mengembalikan stabilitas dan keamanan, menahan diri secara maksimal, tidak menggunakan kekerasan, serta memberikan perlindungan kepada semua orang di Rakhine State tanpa memandang suku dan agama.

Selain dengan Suu Kyi, Retno bertemu dengan tiga menteri Myanmar, yakni menteri pada kantor Presiden, National Security Advisor, dan menteri muda urusan luar negeri.

“Misi ke Myanmar paling tidak telah mencapai dua hal. Pertama, menyampaikan perhatian besar masyarakat Indonesia kepada situasi kemanusiaan di Rakhine State dan adanya komitmen otoritas Myanmar untuk segera mengatasi krisis kemanusiaan tersebut,” kata Retno.

“Selain itu, Indonesia telah mendapat akses dengan diterima dalam mekanisme penyaluran bantuan kemanusiaan yang dipimpin pemerintah Myanmar dan akan melibatkan ICRC,” imbuhnya.

Selanjutnya, Retno juga mengatakan pentingnya membuka akses bantuan keamanan bagi warga Rohingya di Rakhine.

“Empat elemen pertama merupakan elemen utama yang harus segera dilakukan agar krisis kemanusiaan dan keamanan tidak semakin memburuk,” ujar Retno Senin (4/9/2017).

Sumber : detik.com

(auramedia.co)