Tingkatkan Harga Karet, Ini yang Dilakukan Dinas Perkebunan Kampar

0
776

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Dalam upaya peningkatan kualitas dan mutu komoditas tanaman Karet, Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya melakukan terobosan-terobosan melalui dinas terkait.

Beberapa tahun belakangan, harga karet cukup memprihatinkan. Hal ini disebabkan mutu dan kualitas karet masyarakat tidak sesuai dengan permintaan pabrik.

Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, H Bustan melalui Kasi Sarana Prasarana dan Pemasaran, Nur’aini di ruang kerjanya, Senin (02/10/17).

Nur’aini menjelaskan, Dinas Perkebunan terus berupaya meningkatkan harga karet petani dengan cara meperbaiki kualitas dan mutu karet para petani. Salah satu cara yang telah kami lakukan dengan membuat Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Dari data yang dimiliki Dinas Perkebunan, 11 KUB sudah berada dibawah pembinaan. Petani karet yang tergabung didalam KUB akan difasilitasi untuk pemasaran. “Mereka tidak perlu pusing lagi untuk menjual karetnya sebab sudah ada PT Herpenia Kampar Lestari Sungai Pinang yang menampungnya dengan harga yang cukup tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan harga menjual di pabrik dengan tengkulak berkisar rp 2500. Ini tentu sangat membantu petani karet yang tergabung didalam KUB. Maka dari itu, dalam melakukan pembinaan kami terus menenkankan ke petani agar selalu menjaga kualitas dan mutu karet mereka. Jangan masukin kayu, sampah, sandal dan lainnya,” urai Nur’aini.

“Setelah petani karet mengatahui akan hal ini, barulah mereka sadar untuk selalu meningkatkan kualitas dan mutu karet yang mereka miliki,” tutupnya.

(NdS)