PKS Beroperasi, Ekonomi Warga Danau Lancang Meningkat

0
653

TAPUNG HULU(auramedia.co) – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karisma Wirajaya Palma di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, mulai beroperasi. Hal ini akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

“Besok (Selasa 17/10, red), pabrik mulai beroperasi,” kata Steven Sanjaya, selaku perwakilan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris PT Karisma Wirajaya Palma, usai syukuran di PKS, Senin (16/10).

Kata Steven, didirikannya PKS di Desa Danau Lancang adalah sebagai upaya meningkatkan ekonomi rakyat sekitar. Dengan berdirinya pabrik ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi menjual hasil perkebunan ke luar.

“Di sini rata-rata adalah perkebunan rakyat. Jadi, selain mengolah hasil perkebunan kita, kita juga komit untuk membeli hasil perkebunan masyarakat. Selama ini bahkan ada yang menjual ke Rohul,” kata dia.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar lagi untuk mengantarkan tandan buah segar (TBS). Untuk harga beli ke masyarakat dia juga akan bersaing dengan perusahaan lain. Bahkan, bisa lebih mahal.

Dia juga menjelaskan, pabrik ini memiliki kapasitas 45 ton/jam. Sedangkan karyawan, saat ini pabrik ini telah memperkerjakan 110 orang. Dari jumlah itu, 80 persen adalah warga setempat.

“Untuk tenaga kerja ini, kita selalu koordinasi dengan Pak Kades, dan tokoh masyarakat. Kita mengutamakan orang sini lah. Lagian bisa lebih dekat,” katanya.

Dia juga berharap, agar semua pihak dapat bekerja sama untuk kelancaran pengoperasian pabrik ini. Steven juga menyinggung tentang perizinan PKS miliknya. Dimana, saat ini semua izin sudah lengkap.

“Izin kita lengkap. Kalau tak punya izin, mana mau bank ngasih pinjaman ke kita. Kita juga tak akan bisa jual hasil pabrik,” kata dia.

Tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Danau Lancang, Azirman mengaku sangat bersyukur dengan berdirinya pabrik ini. “Alhamdulillah, pabrik ini akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini 95 persen warga Desa Danau Lancang memiliki kebun sawit. Artinya, keberadaan PKS akan memberi kontribusi yang besar terhadap warga. Terutama, soal jarak dan harga. “Tak perlu jauh lagi jual sawit. Biaya akan berkurang. Harganya pun bisa lebih mahal,” ujarnya.

Keberadaan pabrik ini juga tidak terlepas atas perjuangan Azirman selama menjabat Kepala Desa yang berakhir pada Ahad (15/10) lalu. Hal ini katanya, juga bentuk realisasi dari program 3I Bupati Kampar Azis Zaenal. “Selaras dengan program bupati, terkait investasi dan industri,” kata Azirman.

Kepada Steven, dia berpesan untuk mengajak pengusaha-pengusaha lain berinvestasi di Danau Lancang. Dia akan menyambut baik jika ada investor yang mau berinvestasi di Danau Lancang.

Dia juga berkomitmen, mengajak semua elemen untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan investor yang berinvestasi di daerahnya. Dengan begitu, Danau Lancang akan dipandang baik oleh investor-investor lainnya.

Hal ini dilakukan tidak terlepas untuk kemajuan ekonomi masyarakat. Banyaknya perusahaan, secara langsung akan meningkatkan pendapatan masyarakat. “Hitung-hitungannya, 10-15 persen pendapatan warga bertambah,” kata dia. Tak hanya itu, angka pengangguran juga akan berkurang. Perusahaan nantinya juga akan membangun desa dengan program CSR.

Dalam kegiatan syukuran ini, hadir juga dewan komisaris dan direksi lainnya, Manejer Wilson Sitorus, kontraktor pembangunan pabrik Sumarno, Anggota DPRD Kampar Hanafiah, Danramil Tapung diwakili Babinsa Danau Lancang Pelda TNI Irwanto, dan para tokoh agama serta tokoh adat.

Dalam kegiatan syukuran itu, pihak PT Karisma Wirajaya Palma juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di Desa Danau Lancang.

(Dws)