Persoalan Batas Desa, Masyarakat Boncah Kelubi Datangi DPRD Kampar

0
368

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Masyarakat Desa Boncah Kelubi datangi DPRD Kampar terkait persoalan batas desa dengan Desa Kota Garo, Senin (16/10/17).

Kedatangan masyarakat ini meminta DPRD Kampar meluruskan persoalan batas desa ini. Menurut tokoh masyarakat Boncah Kelubi, bahwa batas desa yang di keluarkan Surat keputusan Bupati pada tahun 2010, Burhanudin Husin melanggar Perda.

“Batas desa yang benar itu adalah sesuai dengan yang di atur oleh perda, yaitu batas desa yang sesuai dengan pemekaran kecamatan Tapung, Tapung Hilir dan Tapung Hulu,” ujar Tokoh Masyarakat Desa Boncah Kelubi, Kecamatan Tapung, Khairil Amri.

“Nah sekarang kenapa Kepala Desa Kota Garo merubah batas desa secara sepihak tanpa ada perobahan perda terlebih dahulu, perubahan batas kedua desa tersebut di amini oleh Bupati Kampar Waktu itu Burhanudin Husin dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati,” jelas Amri.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Kampar Repol S.Ag menyampaikan bahwa, surat keputusan yang dikeluarkan oleh Burhanudin Husin bertentangan dengan Perda Pemekaran Kecamatan Tapung, Tapung Hilir dan Tapung Hulu, kita akan luruskan persoalan ini dan hari ini kita buat rekomendasi kepada Bupati Kampar agar sesegra mungkin menyelesaikan persoalan batas desa ini,” jelas Repol.

Kepala Desa Boncah Kelubi, Yusmar yang didampingi tokoh adat dan pemuka masyarakat menyampaikan, saya berharap persoalan ini cepat selesai, karena kalau persoalan ini masih berlarut-larut kita khawatir nanti masyarakat yang gak tau permasalahannya akan berbenturan di bawah.

“Sampai hari ini masyarakat kami yang memiliki lahan di sana disuruh keluar dan diusir oleh kepala desa Kota Garo H Ilyas, sebetulnya ini tidah boleh terjadi, bukan disuruh mengurus surat tanah malah diusir,” kesal Yusmar.

(Red/Nds)