Voli Putri Kampar Juarai Pool Y

0
1529

BANGKINANG (auramedia.co) – Pada laga ketiga Pool Y, antara Voli Putri tuan rumah Kabupaten Kampar melawan voli putri Pelalawan, Sabtu (4/11/2017) di GOR Sport Centre Bangkinang. Kampar dinyatakan menang atas tim voli Pelalawan setelah tim dari daerah pemekaran Kampar ini tidak dapat hadir di pertandingan.

Tim Voli putri Kampar dinyatakan menang menang dengan skor 3-0. Dengan kemenangan tersebut, menghantarkan tim bola voli in door putri Kabupaten Kampar menjuarai Pool Y.

Sebelumnya, Senin (30/10/2017) voli putri Kampar babat Rokan Hulu pada laga perdananya dengan skor 3-0. Dilaga kedua, Kamis (2/11/2017) voli putri Kampar juga membabat Siak dengan skor 3-0. Pada laga tiga, voli putri Pelalawan tidak hadir dan dinytakan WO.

Pada babak semifinal yang akan diadakan pada, Senin (6/11/2017), voli putri Kampar akan berhadapan dengan runner up Pool Y. Voli putri Kampar tergabung dalam Pool Y bersama Pelalawan, Siak dan Rokan Hulu. Dikarenakan 5 orang pemain Pelalawan terkena diskualifikasi dan menyertakan pemain 9 orang secara otomatis Pelalawan hanya mempunya pemain 4 orang. Dengan demikian, voli putri Pelalawan tidak dapat lagi mengikuti pertandingan. Runner up Pool Y bergantung pada pemenang pada laga Voli putri Siak dan Rokan Hulu yang akan berlaga pada Minggu (5/11/2017).

Diskualifikasi

Berdasarkan keputusan tim keabsahan KONI Propinsi Riau yang diputuskan pada Sabtu (4/11/2017) pagi, sebanyak 5 pemain bola voli indoor putri Kabupaten Pelalawan terkena diskualifikasi. Kelima pemain itu antara lain, Ratri Riska Riskiah (2), Filda Wati (5), Anjis Fauziah (6), Laurina Dea Agustin (9) (C) dan Dea Juliana Sari (12).

Keputusan diskualifikasi terhadap kelima pemain tersebut telah ditandatangani oleh ketua tim keabsahan KONI Propinsi Riau, Zul Buchari. Dalam surat diskualifikasi membunyikan bahwa kelima pemain Pelalawan tersebut merupakan pemain asal Jawa Barat yang sengaja didatangkan ke Pelalawan untuk memperkuat voli putri menghadapi Porprov Riau IX tahun 2017 di Kabupaten Kampar. Namun secara administrasi masih merupakan warga Jawa Barat dan belum terdata di Kabupaten Pelalawan.

Terkait keputusan diskualifikasi ini, hingga berita diturunkan, pihak kontingen Pelalawan belum berhasil dikonfirmasi.

Sumber : mediacenterkampar