Ada Anak Bawah Umur Main Biliar di Avirath Pool Hingga Larut Malam

0
1691

BANGKINANG KOTA (auramedia.co) – Ketua Gugus Depan Pemuda Serambi Mekah (GPSM) Kampar, Masnur menyebut banyak anak di bawah umur yang bermain biliar di Avirath Pool and Cafe, yang beroperasi di Jalan H.R. Soebrantas, Kecamatan Bangkinang Kota.

Hal ini terungkap saat puluhan jemaah Masjid Islamic Center Bangkinang mendatangi tempat biliar yang tak jauh dari Dinas PUPR Kampar itu, karena sudah meresahkan masyarakat, Jumat (17/11/2017). Mereka sudah kesal dengan aktivitas biliar ini. “Ini sudah sangat meresahkan. Tutup saja tempat ini,” ujar Masnur di lokasi.

Katanya, banyak anak-anak di bawah umur yang bermain di tempat biliar ini. Bahkan, mereka bermain hingga larut malam. Dia juga pernah menjumpai anak-anak yang bermain. Temanya juga pernah melaporkan adanya anak di bawah umur bermain di sini.

“Ada warga yang melaporkan kepada saya. Katanya anaknya pernah bermain di sini. Ini tentu menjadi kekhawatiran para orang tuanya. Saya juga pernah melihat sendiri anak di bawah umur main di sini,” sebut dia.

Dengan begitu, banyak anak-anak yang tidak bisa mengontrol waktu belajarnya. Hal ini bahkan mampu merusak akhlak anak-anak di masa yang akan datang.

Dia juga menceritakan, pernah memergoki anak-anak yang rela mencuri kotak infak masjid untuk mendapatkan uang bermain biliar. “Demi main biliar, anak-anak rela mencuri. Ini sudah bahaya,” sebutnya.

“Tentu kita dari jemaah Masjid Islamic Centre, merasa prihatin dengan ini. Maka kita lakukan dialog dengan pemilik dan pengelola Avirath Pool ini,” sebut Masnur.

Sebelumnya, juga pernah dilakukan dialog dengan pihak pengelola. Dia meminta untuk membatasi agar anak-anak tidak bermain di sini. Namun, hal itu seperti tak diindahkan oleh pihak pengelola. “Ini sudah lebih 10 kali kita ke sini,” sebutnya.

Pernah juga sebelumnya dilakukan penertiban oleh pihak Satpol PP Kampar dan Pihak Kepolisian. Namun pengelola tetap tidak menghiraukannya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Avirath Pool and Cafe, Andre mengatakan, di tempatnya tidak ada aktivitas maksiat, judi dan narkoba. “Silahkan polisi mengawasi setiap hari,” sebutnya. Aturan buka tempat biliarnya juga sampai pukul 12.00 WIB malam.

Terkait dengan adanya ditemukan anak-anak yang bermain di tempat biliar itu, dia menyebut anak itu adalah kerabatnya. “Itu adalah anak om saya. Tuan rumah di sini. Dia pun cuma malam Minggu di sini,” tuturnya.

(NDS)