Said Abdullah Kecewa Informasi Umrah Gratis Tidak Sampai Ke Bawah, Sasminedi Tidak Tahu Ada Kades Yang Terjaring Tim

0
1543

BANGKINANG KOTA (auramedia.co) Kepala Desa Salo Timur, Said Abdullah kecewa dengan hasil seleksi program pemerintah mengenai pemberangkatan perjalanan ibadah umroh gratis bagi masyarakat panutan. Said Abudullah mengaku tidak mengetahui informasi mengenai adanya program tersebut. Dia baru mengetahui setelah hasil final dari panitia seleksi.

Kepada auramedia.co,  Selasa, (28/11/2017) Kades Salo Timur, Said Abdullah tersebut mengutarakan rasa kekecewaannya. Program Umroh gratis bagi masyarakat panutan (imam mesjid, qarim, guru ngaji, khatib, tokoh adat dan tokoh masyarakat) tersebut merupakan program yang sangat baik. “Oleh karena itu, program tersebut mesti dilaksanakan dengan benar dan tepat sasaran. Sehingga niat baik pemerintah untuk menghargai dan menghormati jasa masyarakat panutan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan benar. Namun jika pelaksanaannya asal-asalan, maka program yang baik tersebut akan memberikan kekecewaan masyarakat,” ungkap Said Abdullah.

“Saya sangat kecewa, karna informasi ini seolah terbungkus dengan indah. Jadi saya tidak bisa menginformasikan program ini kepada warga saya,” ujar Said Abdullah.

Kecewaan Said Abdullah semakin memuncak ketika mengetahui 15 nama yang lulus dan akan di berangkatkan itu, salah satunya seorang Kepala Desa Salo Kecamatan Salo, Nurzali.

“Saya semakin kecewa dan mempertanyakan, Apakah Layak seorang Kepala Desa menerima program gratis ini? Apakah tidak ada lagi masyarakat panutan lain yang secara material tidak mampu?,” tanya Said Abdullah.

Kades Salo timur juga mengakui bahwa dia juga telah menanyakan hal tersebut kepada Camat Salo, Marzali, S.Sos. Dirinya mendapat penjelasan, bahwasanya Camat sudah menyerahkan verifikasi ini kepada bu Hajjah, karena Camat sedang mengikuti Rakornas di Pekanbaru.

Sementera itu, setelah di konfirmasi ulang terkait hal tersebut, Camat Salo Marzali, S.Sos kepada auramedia melalui via telepon mengaku sudah menyerah verifikasi kepada KUA Salo. “Saya hanya tinggal menandatangani surat rekomendasi pada hari Senin,” ungkapnya.

Kemudian Kepala Urusan Agama (KUA), Tugiat kepada auramedia melalu via telepon mengatakan, bahwa sesungguhnya KUA telah menginformasikan kepada seluruh Kepala Desa Se – kecamatan Salo melalui Via Whatshap. Dari penyebarluasan informasi tersebut, mendaftarlah tiga orang, salah satunya Nurzali,” ungkap Tugiat.

Sementara itu Kabag Kesra, Sasminedi SKM, saat dihubungi auramedia melalui telepon pribadinya, mengaku tidak mengetahui samasekali siapa 15 nama yang lulus dan yang akan diberangkatkan Umrah tersebut. Sasminedi juga mengaku tidak mengetahui, bahwa terdapat salah seorang Kepala desa dari 15 nama tersebut. “Saya samasekali tidak tahu, kami akan memusyawarakan kembali persoalan ini bersama dengan tim,” tutupnya.

(Nds)