2 Jembatan Rusak dan Puluhan Rumah Terendam Akibat Sungai Meluap

0
1088

ROKAN HULU(auramedia.co) – Tingginya curah hujan tadi malam, Sabtu (23/12/2017) membuat sebagian besar wilayah Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terendam banjir. Ada dua unit jembatan ambrol dan puluhan rumah warga terendam air banjir.

Terpantau di RT 13 Desa Ujung Batu Timur puluhan rumah warga dan akses jalan digenangi air banjir. Air setinggi dua meter diduga berasal dari parit yang tidak dapat menampung debit air semakin meningkat.

Disampaikan Ketua RT 13 Desa Ujung Batu Timur, Agil menerangkan, curah hujan tadi malam cukuo tinggi, debit air mulai naik ke permukaan, Ahad (24/12/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Warga yang rumahnya terendam banjir mencoba menyelamatkan peralatan rumah tangga agar tidak terendam.

“Selain rumah warga terendam banjir, akses jalan terputus, karena air menggenangi badan jalan setinggi 2 hingga 3 meter. Dan tidak dapat dilalui kenderaan roda dua dan roda empat,” jelasnya kapada wartawan.

Menurutnya, musibah banjir di lingkungan tersebut terjadi sekali dalam dua tahun. Namun musibah banjir kali ini cukup besar, cukup banyak rumah warga yang terdampak.

“Hingga pagi ini belum ada bantuan dari pihak desa maupun kecamatan. Dan kami juga belum melakukan pendataan berapa jumlah pasti korban banjir di daerah kami,” kata Agil.

Kemudian banjir juga melanda Desa Sukadamai menuju Pasar Baru Ujung Batu. Satu unit jembatan terancam ambrol, karena terlihat tanah pada dinding jembatan tegerus debit air yang semakin meningkat.

Yang lebih parah terlihat di Desa Pematang Tebih, satu unit jembatan putus terbawa arus Sungai Rokan yang meluap. Jembatan ini merupakan akses menuju Desa Lubuk Betung, Lubuk Bendahara Timur dan Pemandang, Kecamatan Rokan IV Koto.

Sejumlah warga dibantu aparat TNI dan Polri terlihat gotong-royong membuat jembatan darurat. Warga berharap, agar pemerintah daerah secepatnya melakukan perbaikan, karena jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.

“Mudah-mudahan segera mungkin diperbaiki, soalnya kalau dibiarkan berlarut berdampak pada ekonomi masyarakat,” kata Asben warga setempat.

Sumber: mediacenter.riau.go.id