Perusahaan Diimbau Segera Realisasikan Program CSR

0
182

PELALAWAN(auramedia.co) – Guna mempercepat kemajuan pembangunan di wilayah Kabupaten Pelalawan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan menghimbau agar seluruh perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan dapat berpartisipasi dalam membangun daerah dengan segera merealisasikan program Corporate Social Responbility (CSR). Pasalnya, agar kegiatan program CSR perusahaan tidak berberbenturan dengan kegiatan Pemkab Pelalawan, maka pihak perusahaan harus memaparkan kegiatan di tahun 2017 ini dan juga tahun 2018 mendatang.

“Dalam hal ini kita berharap hubungan Pemkab Pelalawan dengan pihak perusahaan dapat berjalan dengan baik, sehingga perusahaan melalui program CSR dapat membantu dan mendorong pembangunan di Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, pembangunan dikabupaten Pelalawan masih banyak yang belum berjalan dengan optimal baik infrastruktur maupun bidang lainnya akibat keterbatasan anggaran Pemerintah. Untuk itu, maka kita menghimbau agar pihak perusahaan dapat segera merealisasikan program CSR-nya untuk mengejar kemajuan pembangunan di Negeri Seiya Sekata ini, khususnya menjelang pergantian tahun masehi 2018,” ujar Bupati Pelalawan HM Harris, Jumat (29/12) di Pangkalankerinci.

Lanjutnya, tidak dapat dipungkiri peran serta pihak swasta yakni perusahaan dalam mendorong kemajuan pembangunan di Negeri Amanah ini cukup besar.Dimana berkat dukungan pihak perusahaan, telah banyak jalan yang awalnya sebelum pemekaran atau masih dibawah kekuasaan kabupaten Kampar yang hanya 24 KM yang diaspal. Dan setelah pemekaran dan adanya kerjasama perusahaan dengan Pemkab Pelalawan melalui pelalawan Lancar, maka telah membuka isolasi jalan bagi warga.

Dimana hingga saat ini, sudah ada sekitar 5500 KM jalan di 12 kecamatan kabupaten Pelalawan yang telah diaspal. Namun demikian, tentunya peran serta ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan pembangunan kabupaten Pelalawan yang lebih baik lagi.Pasalnya, selama ini perusahaan melalui program CSR-nya masih banyak yang tidak terstruktur, sehingga salah sasaran dan disalah gunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Untuk itu, guna mensinkronkan kegiatan tersebut, maka Pemkab Pelalawan setiap bulannya menggelar rapat koordinasi (Rakor) sinkronisasi realisasi Program CSR bersama seluruh menegement perusahaan yang beroperasi di Negeri Amanah ini. Dimana tujuan rakor tersebut untuk membantu akselerasi pembangunan dalam 7 program strategis yakni Pelalawan cerdas, Pelalawan sehat, Pelalawan terang, Pelalawan lancar, Pelalawan makmur, Pelalawan eksotis, Pelalawan inovatif.

“Dan melalui Rakor tersebut, maka diharapkan program CSR perusahaan menjadi tepat sasaran dan tersinkronisasi dengan kegiatan Pemkab Pelalawan dalam mengejar kemajuan pembangunan dalam segala bidang. Dengan demikian, maka melalui rakor tersebut, maka kita berharap kesadaran perusahaan dalam memberikan dan merealisasikan bantuan program CSR nya. Setidaknya hal ini menjadi dasar bagi seluruh perusahaan yang berpartisipasi ikut bertanggungjawab dalam membangun Kabupaten Pelalawan. Serta ikut mewujudkan masyarakat sejahtera dan mandiri kedepannya,” sebutnya.

Sambungnya, saat ini Pemkab Pelalawan juga telah menerbitkan Perda CSR sebagai landasan hukum untuk mensinkronkan program pembangunan Pemerintah dengan perusahaan melalui CSR. Hal ini dilakukan agar program CSR pihak perusahaan ditengah masyarakat disekitar operasinya tidak terjadi tumpang tindih dengan program pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Pelalawan dilapangan.

” Dan dengan adanya sinkronisasi ini, maka tentunya pembangunan di Negeri Seiya Sekata ini kedepannya akan berjalan lebih baik dan lebih maju lagi. Untuk itu, maka sekali lagi saya menghimbau dan mengharapkan agar seluruh perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan, dapat segera merealisasikan program CSR-nya, sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disampaikan kepada Pemkab Pelalawan,” tuturnya.

HM Harris juga mengatakan, dirinya juga mengingatkan kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dalam meminimalisir permasalahan-permasalahan yang akhir-akhir ini sering muncul serta berpotensi menjadi konflik yang melibatkan pihak perusahaan dan masyarakat maupun dengan pemerintah daerah setempat. Dimana isu yang hangat saat ini adalah kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

” Untuk itu, maka masalah ini harus kita cermati secara bersama, baik masyarakat, perusahaan dan juga Pemerintah, sehingga tidak muncul kesalahpahaman. Dan saya mengajak semuanya untuk melaksanakan langkah nyata dalam mencegah munculnya konflik dan masalah tersebut. Pasalnya, persoalan sosial (konflik) yang sering timbul antara pihak perusahaan dan masyarakat lebih besar dipicu oleh ketidakpedulian perusahaan terhadap masyarakat tempatan. Untuk itu, maka kedepannya kita harap tidak ada lagi konflik antara perusahaan dan masyarakat. Dan dengan adanya sinkronisasi kegiatan perusahaan dan Pemkab Pelalawan, maka program yang dijalankan tidak tumpang tindih dan dapat meningkatkan kesejahteraan perkonomian masyarakat di Negeri Seiya Sekata ini,” pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id