Seluruh Tenaga Honorer Dinas Pustaka dan Arsip Kampar Dirumahkan

0
5197

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Dengan raut muka yang sedih dan tatapan mata yang berkaca-kaca tidak dapat disembunyikan oleh 17 orang honorer Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar setelah mendapatkan kabar untuk tahun 2018 mereka dirumahkan.

Keputusan dirumahkannya 6 orang THL dan 11 orang CS tersebut didengar secara langsung oleh para honorer dari Kepala Dinas Perpustakan dan Arsip Kabupaten Kampar, Ir Syahrizal diruangannya, Jumat (29/12/2017).

“Tadi pagi, kami semua honorer dipanggil Kadis keruangannya untuk rapat. Dari hasil rapat dengan Kadis, kami para honorer pada hari ini resmi diberhentikan,” ungkap salah seorang honorer kepada auramedia dengan raut muka sedih.

Pegawai honorer itu juga mengatakan, setelah kami diberi keputusan berhenti, kami juga disuruh menunggu telpon oleh Kepala Dinas. “Kami disuruh menunggu telpon dari Pak Kadis, kalau ditelpon kemungkinan kerja lagi,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar, Nurhadi, M, Pd saat konfirmasi auramedia membenarkan informasi tersebut.

“Informasi dirumahkannya para honorer itu benar. Barusan saya dapat informasi ini dari para THL yang mengadu langsung ke saya,” ungkap Nurhadi di ruangannya, Jumat (29/12/2017).

Dia mengaku, untuk keputusan dirumahkannya honorer ini, Kadis tidak pernah berunding dengan pejabat struktural di dinas untuk mengambil sebuah keputusan.

“Ini sangat saya sayangkan. Kadis dengan gaya kepemimpinan terkesan otoriter tidak pernah mengajak kami untuk rapat sebelum mengambil sebuah keputusan. Di Dinas ini memang minim rapat. Padahal, Untuk gaji honorer sudah kita usulkan dalam anggaran 2018,” sebut Nurhadi.

Nurhadi juga menyebut, Kadis Syahrizal bukan orang yang berkompeten untuk memimpin dinas ini, sebab Syahrizal latarbelakang pendidikannya adalah pertanian.

“Dia menjabat disini saja sudah melanggar undang-undang 43 PP 24 tahun 2014 pasal 40 mengatakan tentang kriteria Kepala dinas perpustakaan yang mana Kepala Dinas yang menjabat harus bertugas minimal 5 tahun di dinas perpustakaan, memiliki sertifikat perpustakaan nasional dan ANRI, pendidikan minimal S2 dan memiliki kompetensi pendidikan sesuai dengan Dinas Perpustakaan,” jelasnya.

 

(NDs)