UPTT dan A2K3 Kampar Taja Pelatihan Penanggulangan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran

0
756

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Guna memberikan pemahaman dan keberanian kepada mahasiswa dalam menghadapi situasi Kebakaran, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UPTT) bersama Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kabupaten Kampar taja Pelatihan Penanggulangan dan Sistim Tanggap Darurat Bencana Kebakaran.

Acara Pelatihan dilaksanakan oleh Prodi Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan di aula UPTT, Kamis (28/12/2017).

Hadir pada pelatihan tersebut Ketua Prodi Sarjana Keperawatan yang diwakili oleh Dwi Sartika, Kepala Humas Universitas Pahlawan diwakili oleh Lena Pacella dan Ketua Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kabupaten Kampar, Hendrawan, SKM, M.Si. Sedangkan Pembicara pada Acara ini yakni Afrizal (Praktisi Fire), Ike Putri Sari SKM, M.Kes (Sekretaris A2K3 Kampar) dan Yani Arisanti, SKM, M.KL (Sekretaris Komite K3 RSUD Bkn).

Ketiga Pembicara itu secara global mengupas tentang pentingnya penanggulangan dan sistim tanggap darurat bencana kebakaran gedung bertingkat,terutama Gedung Kampus, pengenalan alat pemadam api ringan (Apar), media pemadaman dan cara penggunaanya, faktor bahaya ditempat kerja dan disertai tanya Jawab / Feedback dari peserta seputar Penanggulangan Bencana Kebakaran dan K3 Kampus.

Disamping Acara Pelatihan Penanggulangan dan Sistim Tanggap Darurat Bencana Kebakaran dalam Kelas/Teori, juga disertai praktek langsung dilapangan tentang bagaimana penanggulangan dan bencana kebakaran dengan menggunakan media Goni Basah.

Praktek Pemadaman Api dengan menggunakan media Goni Basah ini langsung dipimpin oleh Ketua A2K3 Kampar, Hendrawan, SKM dibantu oleh Praktisi Fire, Afrizal dan Koordinator Inspeksi dan Audit A2K3 Kampar, Dirga Irama, SKM.

Ketua Prodi Sarjana Keperawatan dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi sekali acara pelatihan ini, karena akan menambah Khasanah ilmu dan Skill mahasiswa, jadi mahasiswa akan mengetahui dan paham bagaimana menghadapi bencana terutama bencana kebakaran serta bagaimana cara memadamkan Api dengan media Goni basah.

Sementara itu, Ketua A2K3 Kampar yang juga Dosen di UPTT, Hendrawan, SKM, M.Si mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan lanjutan dari mata kuliah S1 Keperawatan semester lima (V) yakni Keperawatan Disaster dalam bentuk praktek untuk melatih Skill mahasiswa.

Menurut Hendrawan, memadamkan api membutuhkan keberanian dan mentalitas yang kuat. Disamping itu juga diperlukan bagaimana mengelola manajemen panik ketika menghadapi api. “Karena menurut data, kebakaran itu sebetulnya bisa diatasi dan tidak akan terjadi kebakaran hebat yang merugikan harta benda dan nyawa apabila dilakukan pemadaman awal kebakaran dengan Apar atau dengan sistim protektif kebakaran aktif terpasang. Namun tidak semua bangunan mempunyai Apar maupun sistem protektif kebakaran aktif,” jelasnya.

(NDs)