Pangkalan Banjir, Masyarakat di Aliran Sungai Kampar “Terancam”

0
1514

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Tingginya curah hujan beberapa pekan terakhir di hulu waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau membuat sejumlah daerah di Kabupaten Limapuluh Kota Banjir.

Kemungkinan, pintu Spliway (pembuangan air) sewaktu-waktu terpaksa dibuka oleh pihak PLTA.

Manajer PLTA Kotopanjang, Muhammad Rusdi, Sabtu (30/12/2017) melayangkan surat himbauan kepada Bupati Kampar untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ketinggian air di Sungai Kampar.

“Bersama ini kami kirimkan himbauan kepada seluruh masyarakat yang tinggal dan beraktifitas pada daerah aliran sungai Kampar agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan sehubungan meningkatnya curah hujan pada sisi hulu dan hilir waduk PLTA Kotopanjang,” bunyi surat yang dikirimkan Manager PLTA kepada Bupati Kampar.

Surat itu dilayangkan pihak PLTA melihat sudah menumpuknya air di hulu waduk PLTA yang membuat beberapa daerah di hulu PLTA banjir seperti sebagian daerah Pangkalan Koto Baru.

Himbauan penting itu dibuat pihak PLTA dengan nomor surat 081/KIT.00.03/PLTA-KTPJ/2017 tanggal 30 Desember 2017.

(NDs)