Bupati Azis Menginginkan OPD Punya Terobosan-terobosan Baru

0
713

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang lebih maju, Bupati Kampar menginginkan agar pekerja inti setiap satker mulai dari para Kasi sampai Kepala Dinas kedepan harus memiliki terobosan yang bagus.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Kampar, H Azis Zaenal,SH,MM didampingi Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH dan Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si saat melakukan Diskusi singkat dalam kunjungan kerja dengan para pejabat di Kantor¬†Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas P dan K Bangkinang Kota, Jum’at (12/01/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Azis mengumpulkan seluruh pejabat di Bapenda mulai dari Kadis, Sekretaris, Kabid dan Kasi. Bahan utama mulai Kadis, Sekretaris serta para Kabid langsung satu-persatu dimintai keterangan terkait tugas pokok masing-masing, sejauh mana pelaksanaan serta apa terobosan yang bagus dalam suatu bidang atau OPD tersebut.

Membahas terkait Penghasilan Asli Daerah (PAD), Kampar memiliki PAD yang luar biasa. Membahas hal ini sebelumnya kenapa kenaikan PAD seolah-olah itu diatur, naik hanya beberapa persen pertahunnya. 

“Sejauh ini kemana uang itu perginya, kesempatan untuk meningkatkan PAD ada kenapa kita tidak mamfaatkan dengan baik, dengan demikian berarti kita belum optimal sebagai pelaksana dalam hal peningkatan PAD dari hasil pajak,” ungkapnya.

Untuk itu mulai sekarang mari kita robah pola pikir kita dengan mengeluarkan ide-ide cemerlang untuk membangun, supaya negeri kita ini juga bisa berobah,” ajak Azis.

Ditempat yang berbeda, hal yang sama juga disampaikan Azis Zaenal saat melanjutkan kunjungan ke Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Kampar, setiap eselon atau yang memegang tanggung jawab diminta untuk memberikan terobosan yang bagus. “Jangn hanya menerima disposisi dari atasan saja,” tegasnya.

Untuk itu seluruh pejabat termasuk staf dalam bekerja turun langsung kedaerah, buat trobosan, perencanaan sesuai dengan rasio daerah dengan laksanaan dengan baik bisa dipertanggung jawabkan.

Dalam hal ini sebagai contoh sekolah yang ada di Kecamatan Kampar Kiri Hulu dengan jumlah murit 70 orang, guru THL 3 orang serta satu orang kepala sekolah merangkap sebagai guru yang hanya pangkat golongan II a.

“Akan tetapi jumlah guru PNS tingkat SMP di Kabupaten Kampar sejauh ini lebih kurang 5570 dan SMA 1157 serta THL 1833, dengan demikian bagaimana nasip 70 anak tersebut dari hasil pembagian tugas guru-guru selama ini,” terangnya.(**)