Pasca Dilantik, Yusri Tinjau Kantor PMI

0
758

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Setelah dirinya dilantiknya menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar tiga hari lalu, Drs Yusri M.Si yang juga menjabat sebagai Sekretaris Derah Kabupaten Kampar tinjau Kantor PMI Kabupaten Kampar usai Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Kampar, Senin (22/1/2018).

Sidak tersebut, Sekda Yusri didampingi Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kampar Cokroaminoto, Kadis Perindag dan UKM Kabupaten Kampar Amin Filda, Kepala Bapenda Kabupaten Kampar Kholida Kadis DPM-PTSP Kabupaten Kampar Ali Sabri dan Sekretaris PMI Dedy Sambudi.

Dari pantauan wartawan, Yusri memasuki setiap ruangan yang ada, baik itu ruangan penyimpanan darah, ruang donor darah, pantry serta pengecekan kelayakan ambulan PMI.

“O ya, jadi kalau hujan lebat, banjir, air masuk kedalam ruang kantor ya,” tanya Yusri kepada salah seorang petugas.

Saat mengecek ruang penyimpanan darah, Sekda Kampar itu langsung menanyakan alat penyimpanan darah dan melihat kebocoran pada peralatannya, begitu juga pada ruang donor darah yang serba manual.

Usai sidak, Yusri mengatakan bahwa gedung PMI perlu ada perbaikan infrastruktur karena kondisi kalau hujan, air masuk ke ruangan kantor dan kemungkinan akan mencari kantor lain, namun kantor PMI tetap dipakai.

“Perlu adanya perbaikan infrastruktur, kondisi kalau hujan air masuk, dan kemungkinan akan kita cari kantor lain, namun ini masih dipakai, untuk melayani kantor ini tak layak lah, maka dari itu ini kita rehab dan kantor baru pun kita rehap juga,” ujar Yusri.

Yusri juga mengatakan bahwa ternyata PMI Kabupaten Kampar wajib ada tempat penyimpanan darah tersebut minimal sebanyak 150 kantong setiap bulan.

“Kita wajib ada minimal 150 kantong darah setiap hari, untuk itu solusinya kita akan banyak melakukan kerjasama dan dalam waktu dekat kita akan kerjasam dengan Kapolres, Dandim, Danyon, Sat-PP, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kampar, yang jelas kita butuh personil yang banyak, jadi ketika kita butuh darah, dimana pun yang membutuhkan kita selalu siap membantu,” tegas Yusri.

Dijelaskan Yusri bahwa PMI tidak mengenal ras, suku, agama dan lain sebagainya siapapun yang perlu bantuan darah akan kita bantu karena PMI bukan milik Kabupaten Kampar tetapi milik semua masyarakat dunia.

Ditanyakan kapan Kantor PMI Kabupaten Kampar akan pindah, Ketua PMI yang juga bergelar datuk ini mengatakan paling lambat bulan Maret 2018. “Paling lambat bulan Maret lah, kita akan siapkan kantor yang baru dulu, namun kantor ini masih kita pakai untuk klinik PMI,” ucap Yusri.(**)