A2K3 Kampar Taja Pelatihan K3 Dan Penanggulangan Bencana Kebakaran

0
532

Bangkinang Kota – Sehubungan dengan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2018, Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kab. Kampar menaja Acara Pelatihan K3 dan  Penanggulangan Bencana Kebakaran yang di Laksanakan di Panti Putra Muhammadiyah Bangkinang Kota (28/01) kemaren.

Acara ini merupakan salah satu Rangkaian Acara pada Bulan K3 Nasional Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kabupaten Kampar. Hadir sebagai Pembicara I : Ketua Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kabupaten Kampar, Hendrawan, SKM, M.Si. Sedangkan Pembicara ke II, Afrizal, SH (Praktisi Fire).

Kedua Pembicara ini mengupas tentang Pentingnya Penanggulangan dan Sistim Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Gedung Bertingkat (terutama Gedung Asrama) secara umum, Sistem Manajemen Penanggulangan dan Sistim Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Gedung Kampus, Pengenalan Alat Pemadam Api Ringan (Apar), Media Pemadaman dan Cara Penggunaanya, Faktor Bahaya ditempat kerja dan disertai tanya Jawab / Feedback dari Peserta seputar Penanggulangan Bencana Kebakaran dan K3 secara umum. Disamping Acara Pelatihan K3 dan Penanggulangan Bencana Kebakaran dalam Kelas / Teori, juga disertai Praktek Langsung dilapangan tentang bagaimana Penanggulangan dan Bencana Kebakaran dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan dengan menggunakan media Goni Basah.

Praktek Pemadaman Api dengan menggunakan Apar dan media Goni Basah ini langsung diPimpin oleh Hendrawan, SKM, M.Si (Ketua A2K3 Kampar) dan dibantu oleh Afrizal (Praktisi Fire) dan Ihyar Edison, (Cru Fire A2K3 Kampar).

Ketua Panti, Ardi , SE dalam Sambutannya mengatakan, bahwa Dia sangat mengapresiasi sekali Acara Pelatihan ini, karena akan menambah Khasanah ilmu dan Skill Siswa / Penghuni Panti, jadi Siswa tersebut akan mengetahui dan Paham Bagaimana menghadapi Bencana terutama Bencana Kebakaran, termaksud bagaimana cara memadamkan Api dengan Apar dan media Goni basah. 

Menurut Hendrawan, SKM, M.Si, yang juga Dosen di Universitas Pahlawan, bahwa Pelatihan ini lanjutan dari Pelatihan yang sebelumnya dan ini rutin akan kita lakukan untuk melatih Skill siswa, karena memadamkan api membutuhkan keberanian dan mentalitas yang kuat. Disamping itu juga diperlukan bagaimana mengelola manajemen panik ketika menghadapi Api.

Karena menurut  data kebakaran itu, sebetulnya bisa diatasi dan tidak akan terjadi kebakaran hebat yang merugikan harta benda dan nyawa apabila dilakukan pemadaman awal kebakaran dengan Apar atau dengan sistim protektif kebakaran aktif terpasang.

Namun tidak semua bangunan mempunyai Apar maupun sistem protektif kebakaran aktif. Permasalahan kenapa tidak dilakukan Pemadaman tingkat awal adalah karenau ketidaktahuan kita dalam memadamkan api, baik dengan menggunakan Apar maupun dengan menggunakan goni basah.