Komite K3 RSUD Bangkinang dan A2K3 Kampar Taja Pelatihan MFK dan RS

0
216

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Sehubungan dengan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2018, Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) RSUD Bangkinang dan Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kab. Kampar menaja Acara Pelatihan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) dan K3 RS di Laksanakan di Aula RSUD Bangkinang pada tanggal 7 dan 8 Februari 2018.

Acara yang diikuti oleh 52 orang peserta tersebut merupakan salah satu Rangkaian Acara pada Bulan K3 Nasional dan Persiapan Akreditasi Rumah Sakit. Hadir sebagai Pembicara I : Ketua Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Kab. Kampar : Hendrawan, SKM, M.Si. Pembicara II : Ketua Komite K3 RSUD Bangkinang: Revi Susanti, SKM. Pembicara III : Dosen K3 Univ. Pahlawan Tuanku Tambusai, Ike Putri Sari, SKM, M.Kes. Pembicara IV dan V : Yani Arisanti, SKM, Asmi Delvi, SKM (Pengurus Komite K3 RS dan A2K3 Kampar) Sedangkan Pembicara ke VI Afrizal (Praktisi Fire).

Keenam Pembicara ini mengupas tuntas tentang Fokus Area MFK, Sistim Manajemen K3 RS, Pentingnya Penanggulangan dan Sistim Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Gedung Bertingkat (terutama Gedung RS) secara umum, Sistem Manajemen Penanggulangan dan Sistim Tanggap Darurat Bencana Kebakaran RS, Pengenalan Alat Pemadam Api Ringan (Apar), Media Pemadaman dan Cara Penggunaanya, Faktor Risiko dan Bahaya ditempat kerja dan disertai tanya Jawab / Feedback dari Peserta seputar Penanggulangan Bencana Kebakaran dan K3 secara umum. Acara Pelatihan MFK dan K3 RS Serta Penanggulangan Bencana Kebakaran juga dipelajari bagaimana Penanggulangan dan Bencana Kebakaran bukan hanya dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan tetapi juga dengan menggunakan media tradisional Goni Basah, handuk atau Selimut Basah.

Ketua Panitia, Rakimin, FFT.ST dalam Sambutannya mengatakan, bahwa Dia sangat mengapresiasi sekali Acara Pelatihan ini, karena akan menambah Khasanah ilmu dan Skill Petugas / Pegawai RS, jadi Setiap orang yg terlibat pada pelayanan dan Tupoksi RS akan mengetahui dan Paham MFK dan K3RS dan harus tahu Bagaimana menghadapi Bencana terutama Bencana Kebakaran, termaksud bagaimana cara memadamkan Api dengan Apar dan media Goni basah dan lainnya.

Menurut Hendrawan, SKM, M.Si, yang juga Alumnus K3 FKM UI, bahwa Pelatihan ini lanjutan dari Pelatihan yang sebelumnya dan ini rutin akan kita lakukan untuk melatih dan menambah Pengetahuan Petugas / Pegawai karena jika terjadi bencana kebakaran, kita biasanya Panik dan Hilang akal melihat api. Makanya ini membutuhkan keberanian dan mentalitas yang kuat. Disamping itu juga diperlukan bagaimana mengelola manajemen panik ketika menghadapi Api.

Karena menurut data kebakaran itu, sebetulnya bisa diatasi dan tidak akan terjadi kebakaran hebat yang merugikan harta benda dan nyawa apabila dilakukan pemadaman awal kebakaran dengan Apar atau dengan sistim protektif kebakaran aktif yang sudah terpasang. Namun tidak semua bangunan mempunyai Apar maupun sistem protektif kebakaran aktif.

Permasalahan kenapa tidak dilakukan Pemadaman tingkat awal, adalah karena ketidaktahuan kita dalam memadamkan api, baik dengan menggunakan Apar maupun dengan secara tradisional. Hendrawan juga mengatakan, bahwa Komite K3, Pokja MFK dan A2K3 Kampar. Semoga RSUD Bangkinang lulus Akreditasi Paripurna dan dengan perkembangannya dapat pula Pengembangan Tipe RS menjadi Tipe B, ungkap Hendrawan.(**)