Kembangkan Literasi di Kampar, IKADAFA Taja Workshop Penulisan Fiksi

0
890

BANGKINANGKOTA(auramedia.co) – Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Darul Fatah (IKADAFA) taja workshop penulisan fiksi untuk pelajar dan mahasiswa. Workshop ini diadakan di aula Pondok Pesantren Darul Fatah Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara, Minggu (11/02/2018).

Ketua pelaksana acara, Irfan Islami mengatakan, ada 130 peserta yg mengikuti workshop ini mereka berasal dari beberapa sekolah dan universitas yg ada di Kampar dan Pekanbaru.

Ditambahkannya, pemateri acara Workshop penulisan fiksi ini adalah salah seorang pelatih nasional Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bambang Irawan, S.Pd. Pemateri mempunyai pengalaman dan karya di dalam dunia satra terutama tentang penulisan fiksi yang sudah terbukti dengan lahirnya beberapa karya pemateri diantaranya novel badai yang terhempas, kumpulan puisi romansa bersamamu, kumpulan cerpen kampung kemenangan dan kumpulan puisi lautan kasih bunda.

Sementara itu, Bambang Irawan dalam arahannya memotivasi peserta untuk tidak takut menulis dan jangan ragu untuk menghasilkan sebuah karya, diselingi juga pada sesi pertama ini pembacaan puisi dari Dedi Rizaldi dan Rika Ropita yang merupakan mahasiswa dan alumni pendidikan bahasa dan sastra indonesia sekaligus alumni Pondok Pesantren Darul Fatah.

Pada kesempatan itu, pemateri fokus dalam menyampaikan teknis dalam pembuatan puisi. Pada sesi kedua, Bambang Irawan memberikan materi tentang metode penulisan cerpen.

Sementara Ketua Umum IKADAFA, Peri Aldi menjelaskan, acara ini diselenggarakan atas dasar kesadaran bahwa di Kampar ini banyak bibit-bibit unggul yang dapat dikembangkan dalam dunia literasi seperti halnya menulis fiksi ini.

“Karena tidak adanya wadah dalam mengembangkan bakat-bakat tersebut, maka kami IKADAFA ingin menjadi wadah dalam mengembangkan karya tersebut. Workshop yang telah diselenggarakan ini bukan hanya sekedar pelatihan, kedepan nya karya peserta akan diterbitkan menjadi buku,” ujarnya.

“Akan ada 6 buku yang sudah memiliki ISBN akan terbit 2 buku antologi cerpen dari IKADAFA dan peserta workshop dan juga 4 buku antologi puisi karya peserta dengan tema keagungan tuhan, pendidikan, orang tua, dan lingkungan,” tambahnya.

Salah seorang peserta, Dayu Mardhotillah mengatakan, dirinya sangat senang bisa mengikuti acara ini. Acaranya sangat luar biasa, semoga dengan adanya acara ini, Insya Allah dapat menghidupkan kembali jiwa-jiwa sastra di bumi melayu terutama Kampar,” ungkap Mahasiswa Hukum UIN Suska Riau itu.(**)