PLN Pasang ‘Premium Gold’ di Inecda

0
255

RENGAT(auramedia.co) – PT PLN area Rengat telah lakukan penyalaan listrik pelanggan tegangan menengah atau ‘premium gold’ terhadap PT Inecda.

Penyalaan perdana dilaksanakan, Rabu tanggal 14 Februari 2018 dan menandakan telah resminya PT Inecda menjadi pelanggan premium gold 240 kVA PLN Area Rengat.

Manager PLN Area Rengat, Joymart Sialoho mengatakan, penyalaan ini merupakan tahap akhir dari serangkaian proses penyambungan pelanggan premium, dimana sebelumnya PT Inecda dan PLN Area Renga telah menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) pada tanggal 20 Oktober 2017 lalu, kemudian dilanjutkan dengan persiapan masing-masing pihak.

Dari sisi PLN sendiri, tentunya harus membangun jaringan tegangan menengah, membangun gardu hubung serta peralatan penunjang lainnya, sedangkan dari sisi PT Inecda harus menyiapkan instalasi listrik hingga mendapatkan SLO sebagai salah satu syarat penyalaan listrik.

“Kami sangat mengapresiasi program PLN Area Rengat dengan layanan premium gold, dengan layanan ini PT Inecda akan dapat melakukan efisiensi biaya dan tidak perlu khawatir lagi dengan adanya pemadaman karena kita sudah dipriotaskan dengan layanan premium ini”, ungkap manager Pabrik PT Inecda Yusefri ST.

Sebelumnya pada tanggal 08 Januari 2018 PLN Area Rengat juga telah menyalakan pelanggan tegangan menengah premium silver CV Sukses Pinang Jaya daya 345 kVA.

“Tahun 2018 adalah tahun pemasaran agresif, PLN Area Rengat akan melakukan penawaran yang menguntungkan untuk perusahaan industri yang ada di kabupaten Indragiri Hulu agar segera menjadi pelanggan PLN, hal ini juga ditandai dengan telah meningkatnya ketersediaan pasokan energi listrik, jelas Joy.

Saat ini surplus energi listrik mencapai 15 MW dan akan ada lagi penambahan pasokan listrik dari Gardu Induk di tanah datar berkapasitas 30 MVA yang akan beroperasi pada bulan April 2018 ini.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Indragiri Hulu, Joy menyatakan bahwa PLN Area Rengat saat ini sangat siap melayani perusahaan industri seperti Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dalam memenuhi kebutuhan listriknya dan siap membangun jaringan dengan biaya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN.

Sumber: mediacenter.riau.go.id