Bupati : Semua Desa Harus Dapat Pembangunan

0
492

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Setiap Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Kampar harus mendapat pembangunan, meskipun jumlah kegiatan pembangunan disetiap desa tidak sama.  Pertimbangan tidak sama banyak, karena  setiap desa berbeda luas penduduk,  wilayah,  kondisi desa dan kepentingan desa.

Demikian disampaikan Bupati Kampar H.  Azis Zaenal,  SH, MM saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)  di Kecamatan, untuk wilayah  kecamatan Tapung,  Tapung Hulu dan Tapung Hilir (wilayah V)  di aula gedung guru Tapung di Petapahan, Selasa (20/2/18).

“Jangan lagi ada desa yang tidak kebagian pembangunan. Biar kecil pembangunannya yang penting semua desa harus dapat, kita upayakan pemerataan. Jangan ada anak tiri anak kandung,” ujar Bupati.

Oleh sebab itu kata Bupati, pelaksanaan musrenbang ini sangat penting dan strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan Kampar kedepan. “Musrenbang itu untuk menampung aspirasi dari bawah melalui kepala desa dan camat. Di Musrenbang ini kita sepakati apa rencana pembangunan kita tahun 2019, agar jangan lagi  ada usulan masuk ditengah jalan tanpa proses perencanaan,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut,  Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri,  SAg,  Anggota DPRD dari wilayah tiga kecamatan tersebut, Sunardi,  Reni Santi,  Rahayu Sri Mulyani, Sri Rahayu Setianingsih, Hanafiah,  Bernat Sinaga, Maju Marpaung dan Arnauli Hutajulu,  Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir.  Azwan, MSi,  Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa dari tiga kecamatan, Kabid dan Kasubbid dilingkup Bappeda Kabupaten Kampar.  Ada 56 orang Kepala Desa yang hadir pada kesempatan tersebut.

Disampaikan Bupati bahwa kedepan salah satu program prioritas yang akan dikembangkan di Kabupaten Kampar adalah Industri,  sesuai dengan visi dan misi Bupati Kampar. “Tidak ada satu negarapun di dunia ini yang maju dan berkembang tanpa industri. Dengan pembangunan dibidang industri Insya Allah Kampar akan maju. Kita akan jadikan Kampar daerah industri”, jelasnya.

Untuk itu  kata Bupati dalam upaya mewujudkan visi, misi dan program Bupati itu, maka semua stakeholder harus selalu berinovasi dan membuat terobosan-terobosan.  “Saya minta kepada  seluruh OPD,  Camat dan Kepala Desa untuk selalu membuat inovasi dan terobosan. Kita jangan hanya bekerja secara rutinitas saja,” ujarnya. 

Kemudian kata Bupati dalam berinovasi itu harus perlu kebersamaan. “Sehebat apapun Bupati dan Wakil Bupati  kalau tidak didukung  OPD, kita gagal dan tidak ada artinya,” ujarnya.

Selanjutnya terkait keinginan pemerintah untuk melakukan   pemerataan pembangunan, saatnya kini  Tapung  harus bangkit. “Lokasi Tapung sangat strategis,  jalan dan rumah sudah tertata dengan baik,  kebun ada pabrik ada. Sekarang bagaimana kita memenaj dengan baik sehingga  Tapung menjadi wilayah yang maju dan membanggakan kita semua,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri pada kesempatan  tersebut mengajak semua pihak untuk mendukung  program Bupati Kampar. “Bupati tak bisa jalan sediri tanpa dukungan camat, kepala desa dan OPD. Mari kita dukung apa yang  telah diprogramkan Bupati sehingga Kampar lebih baik dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Setelah  dibuka oleh  Bupati Kampar maka  dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu moderator Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi. Banyak saran dan masukan yang disampaikan oleh anggota DPRD Kampar, Kepala Desa dan tokoh masyarakat.

Diantaranya, seperti yang disampaikan anggota DPRD  Reni Santi bahwa saat ini dibutuhkan mobil pemadam kebakaran di  setiap kecamatan di wilayah Tapung. Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi mengharapkan kepada pemerintah untuk dinaikkan status Puskesmas Tapung menjadi rumah sakit  tipe C mengingat banyak kunjungan pasien di puskesmas, serta banyak lagi usulan yang disampaikan peserta musrenbang.

Seluruh saran, pendapat, permintaan itu ditanggapi dengan baik oleh Bupati Kampar. Bagaimanapun pemerintah akan berupaya mengakomodir  usulan yang dibutuhkan masyarakat yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Kegiatan Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara Musrenbang oleh anggota DPRD Kampar, Perwakilan  OPD dan tiga orang  Camat. Kemudian Kepala Bappeda  Azwan mengingatkan bahwa setelah Musrenbang di kecamatan ini akan dilaksanakan  forum gabungan OPD yang  dijadwalkan  28 Februari-2 Maret 2018. “Diharapkan pada forum OPD nanti, camat menyampaikan lima prioritas pembangunan  per desa yang diinput dimasing-masing OPD sehingga masuk dalam Renja OPD yang akhirnya akan menjadi RKPD Tahun 2019,” ujar Azwan.(**)