BPS Riau Taja Pelatihan Petugas Survei Perilaku Anti Korupsi

0
722

PEKANBARU(auramedia.co) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau menyelenggarakan Pelatihan Petugas Survei Perilaku Anti Korupsi (SPAK) Provinsi Riau Tahun 2018 kepada 13 orang peserta yang berasal dari 4 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau.

Pelatihan Petugas SPAK Tahun 2018 diselenggarakan selama 2 hari efektif, yakni (Kamis-Jum’at/ 22-23 Februari 2018) bertempat di aula lantai 3 gedung kantor BPS Provinsi Riau, Jalan Patimura no.12, Pekanbaru.

Pelaksana kegiatan, Siti Mardiyah, MA yang merupakan Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Riau, Kamis (22/02/18) menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan nya pelatihan petugas SPAK yakni untuk menyamakan pemahaman dan persepsi kepada seluruh petugas sehingga pelaksanaan survei yang akan diadakan pada 26 Februari – 7 Maret 2018 dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Adapun target yang akan di survei sebanyak 20 blok sensus dimana 1 blok sensus terdapat 10 responden, jadi total target sebanyak 200 responden,” terang Siti.

“Sumber pembiayaan pelatihan berasal dari sharring budget antara BPS Provinsi Riau dengan BPS Kabupaten/Kota yang mengirimkan petugas guna mengikuti pelatihan. Survei ini nantinya menggunakan aplikasi berbasis android yang mana android dipinjamkan kepada petugas dan tolong dijaga dengan baik karena barang itu milik negara,” tutup Siti mengakhiri laporan dari panitia.

Dalam sambutannya Kepala BPS Provinsi Riau yang diwakili oleh Djulfikar Rizky, M.Si, menyampaikan bahwa sebagai insan BPS harus mampu beradaptasi terhadap perubahan yang saat sekarang tidak bisa dibayangkan dan jadikan itu sebagai tantangan, bukan hanya secara intelektual saja tetapi juga kemampuan secara manajerial sehingga kita menjadi handal.

“Sekarang persoalan korupsi sudah dibicarakan setiap hari oleh semua orang, baik itu di warung-warung kopi maupun ibu-ibu di pasar, ini merupakan momentum positif, karena masyarakat memiliki kebebasan mengeluhkan perilaku buruk koruptor serta masyarakat sudah mulai peduli akan persoalan pemerintahan, sehingga diharapkan semangat tersebut menjadi Gerakan Nasional Anti Korupsi,” terang Djulfikar yang menjabat sebagai Kabag TU di BPS Provinsi Riau.

Peserta Pelatihan SPAK Tahun 2018 di ikuti oleh Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 4 orang, Kabupaten Rokan Hulu 3 orang, Kabupaten Bengkalis 3 orang dan Kota Pekanbaru 3 orang.

Sedangkan sebagai pemateri selama pelatihan di sampaikan oleh Instruktur Nasional (Innas), Emilia Darmayanti, Kasie Statistik Ketahanan Sosial BPS Provinsi Riau.

(M5F)