Legislator : Pemerintah Pandai “Meredam” Marah Masyarakat

0
539

PEKANBARU(auramedia.co) – Legislator Riau dari Fraksi Gerindra Sejahtera, Mansyur HS heran dengan kondisi atau keadaan masyarakat untuk saat ini. Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai naik 3 kali dalam 2 bulan. Belum lagi persoalan lain seperti Gas LPG langka, listrik naik dan lainnya, tapi masyarakat diam-diam saja.

Beda dengan kondisi sebelumnya, baru rencana akan dinaikkan saja BBM oleh pemerintah, ributnya sudah sangat parah. Dengan kejadian ini dipandang pemerintah sangat pandai meredam marah masyarakat. “Kartu kuning dari mahasiswa terhadap kepemimpinan Jokowi, sebaiknya disikapi dengan bijak saja. Dijadikan intropeksi saja,” jelasnya berharap, Senin (26/02).

Lebih jauh disampaikan oleh Anggota Komisi II ini, kejadian kenaikan harga BBM hingga sampai 3 kali dalam 2 bulan suatu yang sangat memprihatinkan. Ini artinya pemerintah tidak bisa memprediksi harga BBM dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan ke depan. Sehingga harus terjadi perubahan berkali-kali, pada waktu yang sangat singkat.

Apa yang terjadi saat ini, tidak melihat apakah katena tidak dari partai yang sama atau bersebelahan dengan pemerintah. Tapi melakukan kritik membangun bagaimana roda pemerintahan ini berjalan lebih baik. “Apa sebenarnya yang terjadi pada pemerintahan ini. Kemudian apakah kita sudah tidak peka lagi dengan kehidupan masyarakat. Apa sudah dibungkam semua. DPRD sebagai lembaga yang mengawasi, harus berupaya bagaimana masyarakat sejahtera,” sebutnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id