Terlibat Politik Praktis, ASN Bisa Terjerat Pidana

0
541

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) –
Pemerintah Kabupaten Kampar mengingatkan kepada seluruh ASN agar menjaga netralitas pribadi pada pelaksanaan Pilgubri 2018 sebab saat ini peraturan sudah sangat tegas.

“Jaga tindakan dan ucapakan kita, jangan sampai kita melanggar peraturan dan Undang-Undang tentang Pilkada, kalau dulu sanksinya hanya bersifat administrasi tapi sekarang sudah ada delik bersifat pidana”, ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT saat memimpin Apel Gabungan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kampar, Senin (5/3/2018).

Apel Gabungan yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini dikuti seluruh Pejabat Eselon II,III, IV, karyawan/i THL dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Selanjutnya, Asisten I itu mengucapkan terima kasih atas kepada seluruh peserta apel yang telah taat akan peraturan yang telah ditetapkan dengan mengikuti Apel yang dilaksakan setiap hari Senin.

Ahmad Yuzar juga menyampaikan bahwa pada minggu pertama dibulan Maret ini ada beberapa tahapan di bidang perencanaan yang akan dilaksanakan. “Setelah kita melewati tahapan perencanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Desa (Musrenbangdesa) diteruskan dengan pelaksanaan Musrenbangcam tingkat Kecamatan melalui Daerah Pemilihan dimasing-masing Kecamatan,” ujarnya.

“Selanjutnya kita memasuki tahapan ketiga dari siklus perencanaan yaitu pelaksanaan Forum Kepala Organisasi Perangkat Daerah untuk menyatu serasikan segala usulan prioritas pembangunan anggaran 2018 yang akan laksanakan pada tangal 6 s/d 8 maret 2018,” tambahnya.

Untuk itu diminta kepada seluruh OPD secepatnya menyampaikan Renstra kepada Bappeda dan seluruh program dan kegiatan dan harus mengacu kepada Visi dan Misi Bupati Kampar.

Dalam bidang pelaporan saat ini pemerintah Kabupaten Kampar telah menyusun LKPj, LKPP dan ILKPPj yang akan diserahkan kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernur Riau.(**)