Pemkab Kampar Akan Bangun Jalan Sungai Jernih-Poro

0
1000

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Pemerintah Kabupaten Kampar menyepakati perencanaan pembangunan infrastruktur jalan Sungai Jernih-Poro yang menghubungi 5 Kecamatan dan 15 Desa.

5 Kecamatan itu adalah Kecamatan Kampa, Kecamatan Tambang, Kecamatan Kampar Utara, Rumbio Jaya, dan Bangkinang. Sedangkan 15 Desa terdiri dari desa Pulau Birandang, Desa Sungai Pinang, Kuapan, Sungai Tonang, Muara Jalai dan Desa Sendayan, Desa Sungai Jalau, Desa Naga Beralih, Desa Sawah, Desa Simpang Petai, Desa Teratak, Desa Pulau Payung, Desa Alam Panjang, dan Desa Sei Jernih yang keseluruhannya lebih kurang sepanjang 26 kilometer .

Kata kesepakatan tersebut terlaksana saat Rapat Sosialisasi Pembangunan Jalan Sungai Jernih-Poro di Ruang Rapat Bupati Lantai II Kantor Bupati Kampar yang dihadiri Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar Ir H Azwan M.Si, Kadis Perkebunan dan kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Ir. Bustan, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Fadli Muktar, dari Dinas PUPR Kabupaten Kampar Chairil Anwar, Camat Kampar Kholis Febriyasmi, Camat Tambang Alkautsar, Camat Rumbio Jaya Ni’am Saleh, Camat Kampar Utara Lukmansyah Badu dan Camat Bangkinang Amir Lutfi serta 15 Kades, Kamis (22/3/2018).

“Selama ini saya merasa risih kenapa pembangunan Kabupaten Kampar kita ini tidak maju sesuai dengan keingin kita, sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kampar, artinya sudah masuk RJMD, masuk di Renstra,” ucap Bupati Kampar, H Azis Zaenal.

Dia menginginkan Kabupaten Kampar ini dijadikan suatu daerah industri yang berbasis pertanian yang modern untuk kemakmuran masyarakat secara utuh, kemudian dari hal tersebut muncul 6 misi dan 3 (tiga) program yaitu Infrastruktur, Industri dan Investasi atau 3i.

“Konsep ini kami tuangkan dengan program yang sangat singkat 3i. Saya melihat, suatu negeri tidak akan bisa maju kalau kita mengandalkan metode-metode lama, suatu daerah, suatu kampung, suatu desa, akan bisa maju apabila di sana ada industri yang mempunyai edit-velue (nilai tambah) dari produk-produk,” ujar Azis.

Orang nomor satu di Kampar itu menambahkan, untuk mewujudkan industri tersebut maka akan disiapkan infrastrukturnya, dalam kontek ini dibutuhkan kesepakatan untuk membangun dan mensejaterahkan masyarakat di negeri ini, namun harus di dukung oleh camat dan kades beserta masyarakat.

“Tanpa dukungan dari Camat, Kades dan masyarakat maka apa yang kita ingin bersama tidak akan terwujud, konsep ada pada kami tapi daerahnya ada di wilayah Camat dan Kades, untuk itu mari kita sepakat untuk bagaimana infrastruktur ini kita bangun, namun untuk membangun infrastruktur kita harus mau berkorban untuk memberikan tanahnya untuk dibangun jalan sehingga nilai tambah dari harga tanah maupun hasil dari tanah, apakah sawah, sawit, karet dan lain sebagainya di sana dapat meningkat,” ucap Azis.

Dikatakannya, dengan membuka badan jalan 20 atau 15 meter, edit-value (nilai tambah) dari tanah tersebut yang semula Rp.10.000 sampai dengan Rp.30.000 permeter bisa menjadi Rp.100.000 per meternya dan ini belum dihitung dari hasil tanah itu sendiri.

“Untuk menjadikan meningkatnya nilai tambah dari tanah ataupun hasil tanah yang melibatkan 5 kecamatan, Tambang, Kampa, Kampar Utara, Rumbio Jaya dan Bangkinang serta 15 desa maka kami merencanakan untuk membangun infrastruktur jalan ini yang nantinya akan terpakai tanahnya guna pembangunan jalan baru, yang saya tanyakan kepada Camat dan kades, mungkinkah kita bangun jalan ini dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dengan dampak akan memberikan nilai tambah yang berlipat bagi masyarakat desa, jikat tidak maka kita akan tinjau kembali dan berarti masyarakat kita yang tidak mau untuk maju,” jelas Azis yang langsung disambut dengan kata setuju dari Kades dan Camat yang hadir.

Dia juga mengatakan dengan membangun dan membuka jalan yang dapat menghubungi antar kecamatan ini maka zona atau wilayah dari harga tanah disana akan meningkat drastic sebab akses jalan sudah ada dan layak.

Bupati Kampar itu juga meminta agar Camat dan Kades untuk dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat melalui berbagai pertemuan atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan di desa dan kecamatan.

“Saya minta Camat untuk turun membantu Kades-kades untuk mensosialisasikan pembangunan jalan Sungan Jernih-Poro ini kepada masyarakar,” pinta Azis.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Kampar Ir H Azwan M.Si sebelumnya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar telah merencanakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan ini sudah dimasukkan pada Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pembangunan jalan baru, sangat penting karena ini akan menjadi salah satu untuk dapat meningkatkan perekonomian di 15 desa dari 5 kecamatan tersebut.

“Pembangunan jalan ini diharapkan akan berdampak luas dan sangat baik terhadap meningkatnya ekonomi baik di desa maupun kecamatan,” ujar Azwan.(**)