BUM Kampung di Siak Berkembang 75,5 Persen per Tahun

0
326

SIAK(auramedia.co) – Guna mewujudkan kesejahteraan ekonomi untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten Siak selalu memberikan perhatian untuk Badan Usaha Milik Kampung (BUMKamp). Sudah 13 tahun, 131 BUMKamp di Kabupaten Siak diberikan bantuan modal oleh Pemkab Siak.

Dana yang diterima bervariasi mulai dari Rp250 juta hingga Rp500 juta. Bantuan tersebut digulirkan sejak tahun 2005 hingga 2015 dengan total keseluruhannya Rp61,5 milliar. Dari pengembangannya hingga 2017 aset BUMKam se-Kabupaten Siak sudah senilai Rp464.651.285.000. Jika dipersentasekan peningkatannya mencapai 757 persen dalam 10 tahun atau rata-rata 75,5 persen per tahunnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Siak, Yurnalis SSos, MSi didampingi H Pawed menjelaskan bahwa di tahun 2017, dari lima besar terbaik BUMKamp se-Kabupaten Siak saja sudah memiliki asset senilai Rp18,7 miliar.

“BUMKamp Seminai Jaya Kampung Seminai Kecamatan Kerinci Kanan merupakan yang terbesar memperoleh laba pada 2017 yaitu sebesar Rp303.460.850. Urutan selanjutnya Buatan Mandiri Kampung Buatan Kecamatan Kerinci Kanan sebsar Rp212.606.974, BUMKamp Mawar Abadi Kampung Lubuk Tilang Kecamatan Dayun Rp206.782.576, BUMKamp Bina Sejahtera Kampung Buana Bhakti Kecamatan Kerinci Kanan Rp190.004.385 dan BUMKamp Tandan Sejati Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Rp175.672.106,” jelas Yurnalis.

Pria kelahiran Bangkinang 46 tahun silam itu menambahkan, data lima besar BUMKamp di Kabupaten Siak kurang baik pada 2017 masing-masing BUMKamp Jaya Bersama Kampung Tengah Kecamatan Mempura, BUMKamp Kelantan Abadi Kampung Muara Kelantan Kecamatan Sei Mandau, BUMKamp Lanus Sejahtera Kampung Teluk Lanus Kecamatan Sei Apit, BUMKamp Permodalan Dosan Kampung Dosan Kecamatan Pusako dan BUMKamp Gemilang Mandiri Kampung Sri Gemilang Kecamatan Koto Gasib.

Ditambahkan H Pawed, sebagian besar pergeralan BUMKam masih banyak bergerak di simpan pinjam. Namun ada juga yang telah memiliki unit usaha sendiri.

“Ke depan kita sudah memiliki rencana bahwa BUMKamp di Kabupaten Siak ini nanti merupakan BUMKam Syariah karena Siak adalah negeri Melayu dan Melayu identik dengan Islam tentu sangat tepat BUMKamp-nya dengan sistem syariah,” ujarnya bercita-cita.

(NDs/rpg)