Bupati Ajak OPD Mengejar Peluang Lain Selain APBD

0
644

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) -Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kabupaten Kampar Tahun 2018 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2019 di aula kantor Bupati Kampar, Selasa (27/3/18).

Tema Musrenbang Kabupaten Kampar Tahun 2018 adalah ‘Mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemantapan pelayanan dalam menjamin pemerataan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah’.

Musrenbang Tahun 2018 ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar H. Azis Zaenal, SH, MM. Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH, Sekdakab Kampar Drs. Yusri, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Sunardi dan Sahidin, Anggota DPRD Kampar Syahrul Aidi, Repol dan Habiburrahman, Kepala OPD, Camat, Narasumber dari Bappenas dan Bappeda Provinsi Riau, Lembaga/Instansi, Perusahaan, LSM, Ormas, Organisasi Profesi dan Tokoh masyarakat di Kabupaten Kampar.

Disampaikan Bupati Kampar bahwa
Musyawarah Perencanaan Pembangunan merupakan rangkaian proses perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif yang dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan kemudian dilaksanakan di tingkat kabupaten hingga sampai pada tingkat provinsi dan nasional.

Musrenbang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2018 adalah wadah musyawarah yang melibatkan seluruh stakeholder Kabupaten Kampar untuk merumuskan lebih lanjut rancangan RKPD berdasarkan Renja Perangkat Daerah hasil Forum Gabungan Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang Kabupaten, hasil akhir tahapan perencanaan ini adalah dokumen RKPD tahun 2019 yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Kampar dan akan menjadi acuan dalam pelaksanaan verifikasi Renja Perangkat Daerah. “Dengan demikian seluruh Renja Perangkat Daerah harus mengacu kepada program prioritas yang tertuang dalam RKPD Tahun 2019,” ujarnya.

Dikatakan Bupati bahwa pada penyusunan perencanaan Tahun Anggaran 2019 telah menggunakan sistem aplikasi e-Planning yang sesuai dengan Pasal 14 ayat 4 Permendagri Nomor 86 tahun 2017 dan kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (KORSUPGAH) KPK.

Usulan hasil Musrenbang Kecamatan dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD telah di Input pada sistem ini, selanjutnya dibahas pada Forum Gabungan Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang, kemudian menjadi kesepakatan pada pelaksanaan Musrenbang hari ini. “Dengan demikian kegiatan yang tertampung pada dokumen RKPD adalah kegiatan yang diusulkan dan dibahas pada setiap tahap perencanaan,” ujarnya.

Selain sumber pendanaan yang berasal dari APBD Kabupaten Kampar, masih ada peluang sumber-sumber pendanaan lainnya seperti; APBD Provinsi Riau, APBN, maupun CSR yang dapat menunjang kegiatan pembangunan di Kabupaten Kampar. Untuk meraih berbagai sumber pendanaan tersebut tentunya sangat ditentukan oleh kesiapan dan usaha pemerintah daerah dalam menyiapkan kelengkapan administrasi yang diperlukan berupa proposal yang dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa master plan, DED, RAB dan lain-lain. “Tanggung jawab kita bersama khususnya Perangkat Daerah untuk mengejar peluang pendanaan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Nara sumber Mohammad Raudo dari Direktorat Otonomi Daerah Kementerian PPN/Bappemas RI menyampaikan materi tentang Arah Kebijakan dan Tema RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Tahun 2019.

Ia megupas bagaimana perubahan pendekatan perencanaan pembangunan, pencapaian pembangunan dan target RKP 2019, Tema dan Prioritas RKP Tahun 2019 dan bagaimana sinergi perencanaan pusat dan daerah.

Kemudian Plt Kepala Bappeda Kabupaten Kanpar M. Fadli Mukhtar, S.Pi, M.Sc menyampaikan materi tentang arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2019.

Dalam paparannya Fadli Mukhtar menyampaikan tentang gambaran umum Kabupaten Kampar, kerangka hukum penyelenggaraan Musrenbang tahun 2018, Visi RPJPD Kabupaten Kampar Tahun 2005-2025.

Fadli menjelaskan bagaimana periode dokumen perencanaan Kabupaten Kampar, kondisi makro ekonomi Kabupaten Kampar, isu strategis Kabupaten Kampar tahun 2019, Tema pembangunan Kabupaten Kampar, arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar.

Kemudian Kepala Bappeda Provinsi Riau yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Feradis menyampaikan materi tentang arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Riau Tahun 2019.

Dalam paparannya, Feradis mengupas tentang kondisi ekonomi makro Provinsi Riau Tahun 2018 dan bagimanan target pembangunan Riau Tahun 2019.

Ia menyampaikan tema, prioritas dan sasaran pembangunan Riau Tahun 2019. Adapun tema RKPD Provins Riau Tahun 2019 ‘Memantapkan pembanguan infrastruktur, pengembangan industri manufaktur dan pariwisata untuk mewujudkan pemerataan ekonomi’.

Feradis juga memaparkan bagaimana alokasi APBD Provinsi Riau untuk Kabupaten Kampar. Beberapa kegiatan pemerintah provinsi Riau di Kabupaten Kampar pada APBD tahun 2018,
Yakni, pembangunan gedung kantor Snvt dan satker SKPD sebesar 57,3 Milyar, pembangunan peningkatan jalan dan jembatan sebesar Rp. 37,7 Milyar, program pendidikan menengah Kabupaten Kampar sebesar Rp. 17,3 Milyar, pembangunan rumah sehat layak huni sebesar Rp. 9,99 Milyar.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri mengajak semua OPD untuk memprogramkan kegiatan dengan mengacu kepada pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kampar. Kemudian dalam membangun harus ada sinergitas antara kabupaten, provinsi dan pusat. “Untuk internal di Kabupaten juga harus ada sinergitas antara eksekutif dan legislatif sehingga pembangunan dan roda pemerintahan berjalan dengan harmonis,” ujarnya.

Dalam rangkaian pembukaan Musrenbang Kabupaten Kampar ini, Bupati Kampar Azis Zaenal juga berkesempatan melaunching (meresmikan) WebGis Kampar Satu Peta. WebGis Kampar Satu Peta ini hasil kerjasama MCA-I dengan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam proyek PMaP#7.

Saat diskusi yang dipandu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kampar Ir. Azwan, MSi ada beberapa masukan dan pertanyaan yang disampaikan peserta seperti anggota DPRD Kampar Syahrul Aidi dan Staf ahli Bupati Suhermi. Semua saran ditanggapi secara gamblang oleh narasumber.

Rangkaian kegiatan Musrenbang ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan Musrenbang Kabupaten Kampar Tahun 2018. Penandatangan berita acara ini diwakili oleh Kepala OPD, anggota DPRD dan Camat.(**)