Pemkab Kampar Serahkan LKPD 2017 ke BPK

0
575

PEKANBARU(auramedia.co) – Sesuai dengan amanat Undang-undang, penyerahan laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selambat-lambatnya diserahkan pada tanggal 31 Maret. Atas amanat tersebut, berlangsung acara penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kampar pada tanggal 29 Maret 2018.

Penyerahan LKPD 2017 disampaikan oleh Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH kepada Kepala Perwakilan BPK Propinsi Riau Harry Purwaka, SE, MSF Ak CA di Gedung BPK Perwakilan Riau di Pekanbaru (29/3).

Turut hadir bersama Wabup dalam penyerahan laporan keuangan Ketua DPRD Kamapar Ahmad Fikri, Kepala BPKAD Edward SE MM , Asisten II Setda Kampar Ir Azwan M.Si dan Kepala Inspektorat Kampar Muhammad.

Wabup menjelaskan laporan keuangan ini sesuai standar akuntansi yang ditetapkan Pemerintah yakni Peraturan Pemerintah No.24 tahun 2005 terdiri dari empat laporan, pertama laporan realisasi anggaran, kedua laporan neraca, arus kas dan keempat catatan atas laporan keuangan.

Dijelaskan Catur Sugeng Susanto dengan perubahan peraturan pemerintah No. 71 tahun 2010 maka untuk tahun ini laporan keuangan diserahkan menjadi tujuh macam dan untuk penambahannya yaitu laporan operasional, Laporan perubahan equitas dan laporan perubahan saldo anggaran lebih.

Selanjutnya kami berharap bimbingan serta arahan dari BPK perwakilan Riau terhadap pengelolaan laporan keuangan Daerah di Kabupaten Kampar dan tentunya kami berharap laporan keuangan tahun 2017 ini bisa mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seperti didapat pada tahun lalu, harap Wabup.

Sementara itu Kepala perwakilan BPK Provinsi Riau Harry Purwaka,SE, MSF, Ak, CA, Ketua Tim Pemeriksa Jawil Fitra beserta Tim, usai penyerahan laporan keuangan menjelaskan semoga hasil pemeriksaan keuangan Kabupaten Kampar hasilnya bagus dan tidak ada persoalan lagi menyangkut aset seperti tahun kemaren hanya menyangkut masalah aset yang perlu ditertibkan dan mudah-mudahan tahun ini, tidak ada lagi dan Kampar mampu mempertahankan penilaian laporan keuangannya untuk tahun 2017 seperti tahun sebelumnya serta mampu memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian. Kata Heri Purwaka.(hms)