Pemkab Kampar Komitmen Ukur Ulang Areal Perusahaan

0
286

BANGKINANG KOTA – Pemerintah Kabupaten Kampar masih tetap pada rencananya akan mengukur ulang areal PT Sekarbumi Alamlestari.

Rencana ini dibulatkan dalam rapat lintas lembaga di Rumah Dinas Bupati Kampar, Selasa (27/3/2018) lalu.

Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bustan mengungkapkan, rapat yang dipimpin Bupati Kampar, Azis Zaenal itu menyepakati mengukur ulang HGU PT SA adalah langkah yang akan ditempuh untuk menyelesaikan konflik dengan masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir.

Rapat itu dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri, Komando Distrik Militer 0313/KPR dan Kepolisian Resor Kampar.

Sebelum dilakukan pengukuran ulang HGU, kata Bustan, Pemkab Kampar terlebih dahulu akan meminta petunjuk dari Polres.

“Diminta dulu petunjuk dari Polres Kampar. (ukur ulang HGU) tetap dilakukan,” ungkap Bustan, Rabu (28/3/2018). Ia mengatakan, petunjuk dari Polres diperlukan menyangkut aspek keamanan dalam proses pengukuran HGU.

Bustan mengaku pihaknya belum memutuskan waktu pengukuran ulang HGU.

Menurut dia, langkah ini membutuhkan persiapan matang.

Sebab dapat memakan waktu beberapa hari.

Sebelumnya, Bupati Azis menerima pesan Whatsapp dari Kuasa Hukum PT SA.

Azis membacakan isi pesan itu sebelum rapat digelar.

Pesan itu menyebutkan bahwa perusahaan belum mendapat payung hukum untuk memenuhi tuntutan warga Desa Koto Aman.

Adapun warga menuntut lahan seluas 1.500 hektare dikembalikan perusahaan.

Warga menduga lahan yang dituntut itu berada di luar areal perizinan HGU.

Menurut informasi dari beberapa sumber, Perusahaan Kelapa Sawit itu memiliki areal HGU seluas 6.200 hektare. Sesuai dengan izin HGU Nomor 36/HGU/BPN/94.‎(**)