Anak Kamanakan Dt Pandak : Kami Hanya Meminta Hak Kami

0
791

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Tidak terima tanah seluas 2827 Hekter dikuasai oleh PTPN V, ribuan anak kamanakan Dt. Pandak persukuan piliang berorasi di DPRD Kampar.

Salah satu anak kamanakan dt. Pandak, Ujang Ismail kepada Auramedia.co bercerita terkait dasar tanah wilayat Datuok pandak persukuan piliang seluas 6500 hektar.

Dia mengatakan luas tanah tersebut berdasarkan surat perjanjian tertulis tahun 2012. Perjanjian tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Kampar, dibawah kepemimpinan H. Jefri Noer.

“Semua sudah jelas tertulis di surat perjanjian pada tahun 2012. Pertemuan itu dihadiri oleh Bupati Kampar periode lalu H Jefry Noer yang didampingi Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali, Kapolres Kampar AKBP Trio Santoso, dan  Kapolres Rohul. Pada saat itu penyelesainnya dengan cara mengukur ulang lahan yang dikuasai oleh PTPN V, PT Johan Sentosa dan lahan warga Desa Kabun,” jelas Ujang ismail usai massa dibubarkan, Rabu (04/04/2018).

Kemudian Ujang ismail atau akrab disapa ontuo mail mengungkapkan bahwa lahan wilayat tersebut sudah inkrah dan menang di Pengadilan Negeri Kampar. Menurutnya tidak ada lagi alasan dari pengadilan untuk tidak mengeksekusi lahan tersebut.

“Persoalan ini sudah berlarut-larut dan belum terealisasi hingga sekarang. Saya waktu itu juga ikut turun mengukur tanah tersebut. Ketika sudah tau titiknya dimana ya tetap saja kami belum bisa menikmati,” ujar Ontuo Mail.

Diakhir ceritanya, Ontu mail mengutarakan harapannya agar persoalan ini segera tuntas. Selaku anak kamanakan dt. Pandak, massa seribu orang tersebut hanya meminta haknya.

“Kami datang beramai-ramai konvoi dengan sepeda motor bukan untuk berdemo. Kami hanya ingin menyampai tuntutan yang menjadi hak kami,” tutupnya.

(DWs)