Warga Benai Mengaku Kecewa, Jatah Rasta Warga Miskin Berkurang

0
178

KUANSING(auramedia.co) – Tahun ini warga masyarakat yang menerima bantuan beras sejahtera (Rastra) atau lebih populer di masyarakat dengan sebutan raskin ( beras miskin) yang diberikan oleh pemerintah mengalami pengurangan jatah dari tahun sebelumnya.

Jika pada tahun sebelumnya setiap Keluarga menerima 15 kg, untuk tahun ini menjadi 10 kg.

Salah seorang warga Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Ipul kepada wartawan, Rabu (4/4/2018) mengaku sangat kecewa dengan adanya pengurangan ini. Dikatakan Ucil, pengurangan ini dilakukan pemerintah setelah adanya surat edaran baru daru menteri dalam negeri terkait hal tersebut.

“Tidak hanya dikurangi, bahkan informasinya ada beberapa desa yang tahun sebelumnya mendapat jatah, tahun ini tak satupun warganya mendapat jatah lagi,”ujar Ipul.

“Kami tidak tahu kenapa jatah ini berkurang. Masyarakat tentu kecewa, walaupun digratiskan. Dulu setiap penyaluran memang kami harus membayar Rp1.600 perkilo. Harapan kami, selain digratiskan, pemerintah juga menambah keluarga penerima Rastra,” ujar Ipul.

Sementara itu di tempat terpisah, Camat Benai Yuhendra ketika dihubungi wartawan mengatakan bahwa ada perubahan data di Badan Pusat Statistik (BPS) untuk penerima jatah Rastra.

“Kami juga menyayangkan perubahan data tersebut. Di Desa Pulau Ingu, ada 100 KK tidak ada di data penerima. Menurut warga, tentu Kadesnya yang menghilangkan. Padahal data dari BPS yang berubah. Kedepan, ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait,” jelas Yuhendra.

Sumber: MC Riau