UKM Futsal UIR Juarai Psycompetition Dekan Psikologi Cup

0
141

PEKANBARU(auramedia.co) – Prestasi keolahragaan kembali diraih Universitas Islam Riau. Kali ini pada cabang olahraga futsal. Tim UKM Futsal B keluar sebagai juara pertama dalam kejuaraan Psycompetition Dekan Psikologi se Riau yang berakhir di GOR Indor Volli Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru pada Sabtu sore (7/4). Di babak finas Tim Futsal B berhasil menaklukkan keperkasaan Sedao FC Siak dengan skor 2-0. Posisi ketiga dan keempat masing-masing ditempati oleh Firsal UKM Futsal C dan Futsal UKM A.

Dekan Fakultas Psikologi UIR Yanwar Arif M.Psi, Psikologi tak dapat menyembunyikan rasa haru dan gembiranya atas keberhasilan mahasiswanya. Menurut Yanwar, Psycompetition merupakan kompetisi pertama yang kejuaraannya terbuka untuk umum. Pesertanya bebas, tak hanya mahasiswa akan tetapi di luar mahasiswa pun dapat ikut serta ambil bagian.

”Ini kompetisi pertama yang terbuka untuk umum. Tahun-tahun sebelumnya kita hanya melaksanakan kejuaraan antarperguruan tinggi.     Alhamdulillah sejak dibuka hari Kamis kemaren dan berakhir Sabtu sore pelaksanaannya berjalan sukses, dan tim UIR keluar pula sebagai pemenang,” kata Yanwar didampingi Wakil Dekan III Fakultas Psikologi Lisparika MPsy Psikologi dan Zulrafli selaku Manajer UKM Futsal UIR kepada wartawan. 

Yanwar menyebut, dalam kejuaraan ini Psikologi UIR menurunkan tiga tim dari 20 tim yang ikut serta berlaga. Ketiga tim tersebut merupakan tim pilihan yang materi pemainnya diambil dari mahasiswa. Mereka berhadapan dengan tim-tim tangguh dari luar UIR termasuk dari polda dan tim imigran.

Tahun depan, lanjut Yanwar, pihaknya akan melakukan kembali kegiatan serupa secara rutin sesuai dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan, yakni mengembangkan minat dan bakat mahasiswa di bidang non akademik. ”Kegiatan non akademik yang kita kembangkan di Fakultas Psykologi tak semata di bidang olahraga, termasuk juga bidang-bidang lain,” ujar Yanwar. 

Melalui kompetisi futsal, Fakultas Psikologi ingin membangun hubungan silaturrahim dengan berbagai pihak. Utamanya dengan tim yang ikut bertanding. Di samping itu, pihaknya juga hendak melatih sportivitas mahasiswa. Yanwar yakin, melalui olahraga mahasiswa mampu bertindak jujur, dan tidak berbuat curang. ”Dalam kompetisi olahraga pemain harus sportif dan jujur. Bila mereka melakukan kecurangan di lapangan wasit akan membunyikan peluit, lalu menghukum pelaku curang sesuai tingkat kesalahan,” ucap Yanwar.(**)