Danyonif 132/BS Lepas 5 Prajurit ke Afrika Sebagai Pasukan PBB

0
7574

SALO(auramedia.co) – Sebanyak lima prajurit Batalyon Infanteri 132 Bima Sakti Salo diberangkatkan ke Darfur, Sudan Afrika dalam rangka penugasan perdamaian dibawah bendera PBB.

Keberangkatan kelima prajurit Batalyon 132 BS merupakan prestasi yang patut diapresiasi, semenjak batalyon ada, ini pertama kalinya prajurit diberangkatkan sebagai pasukan keamanan PBB di Sudan.

“Semenjak Batalyon ini ada, ini perdana prajurit 132 diberangkatkan ke Afrika,” ujar Danyonif Inf 132 Bima Sakti Letkol Inf Aidil Amin usai acara pelepasan Satgas BP Yonkomvosit TNI Kontingen Garuda di Mako Yonif 132/BS, Senin (9/4/2018).

Menurut Danyon Letkol Inf Aidil Amin, kelima prajurit tersebut telah mengikuti seleksi yang dilaksanakan di Mabes TNI di Jakarta bulan lalu.

Seleksi yang harus diikuti prajurit, diantaranya, tes kesehatan umum, kesamaptaan jasmani, kesehatan jiwa, mengendarai Mobil, komputer dan Bahasa Inggris.

Aidil mengatakan Indonesia aktif mengirim pasukan untuk misi perdamaian PBB, nantinya kelima Prajurit 132 BS ini akan bergabung bersama Kontingen Garuda 35D yang antara lain pasukan elit TNI Kopasus, Kostrad dan Mekanis.

“Selama penugasan, keberadaan pasukan TNI sangat diakui dan diapresiasi. Kultur TNI dengan pembinaan teritorial yang luar biasa selalu jadi yang terbaik,” kata Danyon.

Prestasi tersebut, lanjut dia, harus menjadi motivasi para prajurit Bima Sakti, ini merupakan prestasi yang harus kita banggakan, dan saya berharap prajurit BS lainnya bisa mengikuti jejak kelima prajurit yang berangkat ini.

Dalam amanahnya Aidil berpesan agar, kelima prajurit ini bisa menjaga nama baik kesatuan, jauhi pelanggaran dimanapun berada bisa berbuat terbaik dan membanggakan buat Bima sakti
“Kita dititipkan amanah, tetap jaga nama baik. Ini sebuah kehormatan,” tutur Danyon Aidil.

Penugasan sebagai pasukan penjaga perdamaian, kata dia, bukan semata-mata mewakili TNI, namun Indonesia. Penugasan kali ini, menurut dia, bukan melaksanakan tugas tempur, namun menjaga perdamaian.

Meski demikian, ia meminta para pasukan tetap memprioritaskan kewaspadaan atas ancaman yang bisa terjadi setiap saat di daerah rawan konflik tersebut. “Jaga kekompakan. Tidak ada egosentris satuan maupun angkatan,” katanya.

Ini lima nama prajurit TNI 132/BS yang berangkat ke Darfur, Sudan,
Sertu Bachtiar Permadi,
Serda Arif Setyo Ariwibowo,
Kopda Martawan,
Praka Ponco Saputro dan
Praka Rony Syaputra.

(Fauzi/Nds)