Bankeu Provinsi untuk Pembangunan 6 Jembatan di Rohul Belum Terealisasi

0
489

ROKAN HULU(auramedia.co) – Untuk tahun 2018 ini, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendapatkan kucuran dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau mencapai Rp 65.870.000.000, guna pembangunan enam unit jembatan. Namun hingga saat ini bantuan tersebut belum sampai ke daerah, sehingga proses pembangunan belum dapat dilaksanakan.

Infrastruktur jembatan yang mendapat anggaran pembangunan diantaranya, jembatan gantung Langgar Payung, Kecamatan Bangun Purba, Jembatan Sei Batang Lubuh di ruas jalan Kelurahan Kota Tengah, Kecamatan Kepenuhan,

Kemudian, jembatan Sei Rokan ruas jalan Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, jembatan Sei Batang Lubuh di ruas Jalan Diponogoro Tuanku Tambusai, Kecamatan Rambah.

Selanjutnya, jembatan Sei Batang Kumu di ruas jalan Mahato Suka Damai, Kecamatan Tambusai Utara dan jembatan Sei Batang Lubuh di ruas jalan Suro Munai, Ujung Gurab, Kecamatan Rambah Hilir.

Padahal, pembangunan infrastruktur jembatan ini sudah lama dinanti masyarakat. Apalagi, dengan adanya jembatan ini, nantinya dapat memudahkan masyarakat untuk memasarkan hasil perkebunan, sehingga perekonomian di masing-masing desa bisa meningkat.

Dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas PUPR Rohul, Anton ST MT melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Khairul Fahmi ST menerangkan, anggaran pembangunan enam unit jembatan itu sudah dianggarkan lewat Bankeu Provinsi tahun 2018.

“Namun memasuki triwulan kedua, kami belum mendapat jawaban, apa yang menjadi kendala, proyek itu belum dapat direalisasikan,” kata Khairul Fahmi, Rabu (18/4/2018).

Dia menambahkan, anggaran Bankeu Provinsi yang diperuntukkan buat pembangunan infrastruktrur jembatan ini cukup besar yakni, sebesar 65.870.000.000. Anggaran itu, yang nantinya akan membangun jembatan di enam lokasi.

“Rencana tahap pertama, alokasi dana yang telah dianggarkan untuk enam jembatan, sudah bisa dibangun Abutmen atau konstruksi bagian bawah jembatan (pondasi), terdiri dari pangkal jembatan dan pilar pondasi. Tapi sampai saat ini anggaran belum sampai ke daerah,” sebutnya.

Selain jembatan, lanjut Khairul anggaran Bankeu Provinsi itu juga diarahkan buat perbaikan ruas jalan Simpang Pir, Kecamatan Tandun menuju Kecamatan Pendalian IV Koto, yang sudah lama rusak parah.

“Kami masih sifatnya menunggu, kalau bantuan itu sudah turun. Tahap selanjutnya, kami sudah bisa melaksanakan proses lelang, sehingga proyek pembangunan bisa berjalan,” pungkasnya.

Sumber: MC Riau