Status Tidak Jelas, Puluhan Tenaga RTK Mengadu ke DPRD

0
415

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Karena status yang tidak jelas, puluhan Tenaga kerja Honorer Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mengadukan nasib mereka ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar, Jumat (20/04/2018).

Walaupun sudah sore, Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri, S.Ag tetap menyambut baik aspirasi THL Kesehatan itu di ruang Kerjanya.

RTK merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada ibu hamil agar ketika akan melahirkan tidak ada hambatan yang merupakan program Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kampar.

Rombongan tersebut datang dari berbagai daerah di Kabupaten Kampar. Mereka menyampaikan berbagai macam keluhannya. Mereka mengaku tidak menerima gaji semenjak satu tahun terakhir. Kemudian mereka juga menyampaikan ketidakjelasan status mereka sebagai petugas RTK.

“Apapun kendala sampaikan. Jangan di simpan, Onga akan membantu meringankan. Berikan saja Onga data jumlah seluruh tenaga honorer RTK berapa,” pinta Ahmad Fikri yang didengarkan langsung oleh Kabid Kesmas Diskes Kampar, Dwi Andriani.

Lebih lanjut, Ahmad Fikri berjanji akan memperjuangkan nasib mereka. “Selasa depan kita bicarakan kembali, kita agendakan rapat dan langsung didengar oleh Kepala Dinas Kesehatan. Masalah ini harus segera dituntaskan,” ucap Fikri

“Siapkan itu dulu, hari Selasa depan itu harus sudah ada karena sudah diagendakan Rapat Dengar Pendapat langsung dengan Kepala Dinas langsung. Masalah ini tidak boleh didiamkan, kami bisa membantu mencarikan solusinya,” kata Fikri.

Salah seorang tenaga RTK yang enggan menyebutkan namanya mengaku resah dengan nasib yang dialami oleh puluhan RTK sebab sampai hari ini belum ada kejelasan status mereka.

“Kami belum ada menerima gaji pak, bahkan SK kami belum diperpanjang,” ungkapnya.

(NDs/DWs)