Tak Miliki Tanah dan Rumah, GPSM Wujudkan Impian Darwis

0
962

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) – Terima bantuan rumah dari Gugus depan Pemuda Serambih Mekkah (GPSM) Kampar, Darwis (46) warga Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar tidak mampu menggambarkan rasa syukurnya dengan kata-kata.

Indonesia Tanah Tumpah Darahku, ungakapan ini tidak sesuai dengan realita kehidupan keluarga Darwis. Dia sama sekali tidak memiliki rumah dan tanah, selama bertahun-tahun tinggal ditanah milik pemerintah dengan rumah berdindingkan kayu yang berlokasi dipinggir jalan lintas  Bangkinang-Pekanbaru, Desa Tanjung Rambutan, Kampar.

Hidup dalam keadaan serba kekurangan membuat keluarga Darwis tidak mampu memiliki rumah. Di tambah lagi sejak menderita penyakit stroke, Darwis mengantungkan hidup keluarganya dengan lima orang anak kepada sang istri. Tanggung jawabnya beralih kepada Sukmawati, istrinya yang hanya bekerja sebagai buruh cuci.

“Dulu saya bekerja sebagai sopir travel. Mobilnya punya orang, dengan sistem setoran. Tapi semenjak saya sakit-sakitan, saya tidak bisa bekerja lagi. Jadi terpaksa istri saya yang menanggung beban keluarga ini,” rintihan Darwis.

Kepada Auramedia Darwis mengutarakan rasa haru penuh dengan syukur atas berkah yang diterimanya, hingga tak mampu menggambarkannya dengan untai kata-kata.

“Perasaan saya saat ini sangat senang, bahagia, terharu juga. Terimakasih kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu saya. Saya tidak tau mau ngomong apalagi,” ucapnya dengan haru.

Rumah bantu berukuran 6×8 M itu akan segera dimiliki keluarga Darwis dengan luas tanah 11×12 M. Tanah tempat membangun rumah tersebut merupakan tanah hibah dari iuran perangkat Desa Tanjung Rambutan. Tanah tersebut dibeli dari mertua Kepala Desa dengan harga miring.

Sementara itu, Ketua GPSM Kampar, ustadz Masnur Abdurrahman bersama Penasehat GPSM, DR Dasman Yahya, LC, MA kepada auramedia bercerita, ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan GPSM. Sebelumnya GPSM membantu masyarakat yang menderita penyakit Kanker.

“Sudah banyak kegiatan yang sudah kami lakukan. GPSM merupakan pelopor dan wadah untuk memperpanjang tangan hamba-hamba Allah SWT menolong sesama umat. Masalah yang terjadi antar sesama umat harus di selesaikam umat juga,” ujar Masnur.

Masnur berharap untuk kedepan agar kegiatan positif terus berjalan agar dapat membantu setiap umat yang berada dalam kesulitan.

Adapun untuk dana bantuan rumah tersebut diperoleh melalui pengalangan dana dari anggota GPSM dan para Donatur.

(Dws/Nds)