36 Pengelola Pustaka Sekolah Dan Kecamatan Ikuti Bimtek

0
139
Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk mengembangkan dan mengaktifkan perpustakaan, baik perpustakaan sekolah maupun perpustakaan kecamatan dan perpustakaan desa yang ada di wilayah Kabupaten Kampar. Perpustakaan juga dapat mengantisipasi dan meminimalisir kenakalan remaja dan kejahatan penyalahgunaan Narkoba yang telah meresahkan masyarakat saat ini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar,  Ir.  Syahrizal, MM pada pembukaan Bimbingan Tehknis bagi pengelola perpustakaan sekolah dan kacamatan se – Kabupaten Kampar, (11/05) mengatakan,  bahwa pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk memajukan dan mengembangkan perpustakaan sekolah dan perpustakaan kecamatan bahkan perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Kampar.  Dinas perpustakaan juga berupaya memberikan pelayanan perpustakaan yang baik kepada masyarakat.

Syahrizal mengatakan,  bahwa dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Kampar  juga telah membangun kerja sama dengan dinas pendidikan kepemudaan dan olahraga Kabupaten Kampar untuk mengembangkan perpustakaan sekolah yang ada di Kabupaten Kampar. Dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Kampar juga akan menandatangani kesepakatan bersama dengan dinas pendidikan kepemudaan dan olahraga,  ungkap Syahrizal.
Syahrizal menambahkan, bahwa murid-murid harus kita motivasi agar gemar membaca.  Dengan rajin membaca,  maka akan dapat menimbulkan imajinasi anak-anak dan siswa yang rajin membaca akan kaya ilmu dan wawasan. Dengan membaca juga akan menghasilkan inovasi yang baik bagi anak-anak.
Dihadapan 36 peserta bimbingan tekhnis, Syahrizal mengatakan, bahwa membaca juga akan bisa menyambung kelangsungan generasi muda yang bakal menjadi tulang punggung pembangunan daerah,  bangsa dan negara. Membaca dapat mengantisipasi kenakalan remaja dan meminimalisir kejahatan penyalahgunaan Narkoba yang telah meresahkan kehidupan masyarakat. Membaca juga bisa menambah pendapatan dannpenghasilan,  terutama mereka yang gemar membaca buku-buku kewirausahaan,  ungkap Syahrizal.
Syahrizal juga mengatakan,  agar para guru dan tenaga pendidik yang mengikuti bimbingan teknik dapat memanfaatkan perpustakaan untuk menciptakan generasi yang andal.  Syahrizal juga mengharapkan para guru-guru selalu mengajak siswa didik untuk rajin datang ke perpustakaan.  “manfaatkanlah fasilitas yang ada di dinas perpustakaan. Kalau ada kegiatan sekolah yang bisa dilaksanakan di dinas perpustakaan, manfaatkanlah semua fasilitas yang ada di dinas perpustakaan kita”, ungkap Syahrizal.
Syahrizal juga menjelaskan,  bahwa saat ini perpustakaan Kabupaten Kampar telah memiliki 18.500 lebih judul buku dan 85.000 lebih eksemplar buku. Pada tahun ini, perpustakaan juga telah menyediakan 1000 judul buku melalu program Inlis-lite  bekerjasama dengan TELKOMSEL,  ungkap Syahrizal.
Sementara itu,  Kabid pelayanan dan pelestarian bahan pustaka Dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Kampar selaku pelaksana kegiatan, Musnaini, M. Si kepada wartawan mengatakan,  bahwa kegiatan bimbingan tehknis bagi pengelola perpustakaan sekolah dan kecamatan se – Kabupaten Kampar bertujuan untuk memberikan ilmu dan membekali petugas pengelola pustaka sekolah dan pengelola perpustakaan kecamatan agar bisa mengelola pustaka menjadi menarik untuk dikunjungi,  dan menjadi perpustakaan yang bisa dijadikan rujukan bagi masyarakat untuk mencari ilmu dan mencari informasi bahkan menjadi tempat rekreasi, ungkap Musnaini.
Lebih lanjut Musnaini mengatakan, bahwa ke depannya diharapkan agar anak-anak kita lebih cenderung ke pustaka ketimbang pergi ke mal dan tempat-tempat wisata lainnya, ungkap Musnaini.
Kepada wartawan Musnaini juga menjelaskan, bahwa Kegiatan Bimbingan Teknis kali ini diikuti oleh 36 orang peserta.  Terdiri dari 32 pengelola pustaka sekolah dan 4 orang pengelola pustaka kecamatan, ungkap Musnaini.
Sementara itu,  satu-satunya pustakawan yang ada di Dinas Perpustakaan Kabupaten Kampar,  Suhaimi kepada wartawan mengatakan, bahwa 36 peserta Bimbingan teknis akan mendapatkan Materi tentang kebijakan pemerintah kabupaten Kampar di bidang perpustakaan,  katalogisasi, otomasi perpustakaan dengan program Inlis-lite,  pengembangan, pelestarian  dan perawatan bahan pustaka, klasifikasi buku. Dengan mendapatkan ilmu tersebut,  para peserta dapat mengelola perpustakaan dengan baik.
Hadir pada pembukaan bimbingan teknis tersebut sekretaris dinas perpustakaan,  Sahrial,  Kabid Pelayanan dan Pelestarian bahan pustaka, Musnaini, M. Si,  Kabid Pengembangan,  Agar Nur,  Kasi Pengembangan, Sarkawi dan Pustakawan,  Suhaimi.(adi jondri)